Qantas Luncurkan Seragam Baru

Kompas.com - 17/04/2013, 18:22 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Qantas hari ini meluncurkan seragam baru hasil rancangan Martin Grant yang merupakan desainer Australia terkemuka. Seragam ini nantinya akan dikenakan oleh 12.600 pekerja berseragam mulai 2014.

Alan Joice, CEO Qantas Group dalam siaran persnya kepada Kompas.com, Rabu (17/4/2013), mengatakan, dia sangat bangga dapat meluncurkan desain seragam baru untuk Qantas pertama kali dalam 10 tahun. “Ini merupakan wajah baru untuk babak baru Qantas,” kata Alan.

Menurut Alan, seragam baru ini memperlihatkan gaya orang Australia di tingkat global. "Desain seragam ini unik, fungsional dan tahan lama, cocok untuk pesawat premium yang beroperasi di seluruh penjuru Australia dan dunia," katanya.

Alan melanjutkan, setelah melalui proses desain dan seleksi yang panjang, Martin Grant mampu menciptakan seragam yang segar, modern dan berani, seragam yang nyaman dipakai oleh karyawan Qantas.

"Interpretasi Martin atas karyanya ini dikembangkan dari hasil kolaborasinya dengan karyawan-karyawan Qantas, dan hasil akhirnya adalah koleksi yang gaya dan nyaman yang dapat membantu karyawan Qantas untuk merasakan yang terbaik di mana pun mereka berada," kata Alan.

Martin telah mendesain 35 pakaian elegan untuk karyawan pria dan perempuan. Berlawanan dengan pakaian putih dan jas yang berwarna biru navy model Perancis, variasi khas Qantas, merah-merah ruby dan pink fuchsia menonjolkan garis-garis diagonal, menciptakan kembali ide segi tiga Qantas, untuk atasan dan gaun untuk perempuan dan dasi untuk pria.

Karyawan perempuan akan mengenakan kombinasi gaun, atasan, jas dan mantel, disertai dengan syal stylish dan topi trilby yang dibuat dari bahan rajutan dari tutup botol yang didaur ulang. Pakaian untuk pria rapi dan terstruktur.

Sebanyak 15 tipe kain yang telah digunakan, mencakup kain wol Australia untuk jas dan campuran bahan katun untuk pakaian, semuanya memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang aktif. Jenis tersebut telah didesain untuk kenyamanan tingkat tinggi untuk memenuhi lingkungan dan iklim pekerjaan yang berbeda-beda.

Martin Grant mengatakan, dirinya mendapatkan kehormatan untuk terlibat dalam proyek yang penting ini. “Qantas merupakan merek Australia ternama dan digemari, dan memiliki logo internasional yang paling kuat,” kata Martin.

Martin menambahkan, inspirasinya untuk seragam ini datang dari logo Qantas yang mencolok dan istimewa, yakni lambang segitiga merah dan kangguru terbang yang kuat. "Saya selalu menyukai logo Qantas yang merupakan nostalgia bagi saya," katanya. (*)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X