Kompas.com - 12/04/2013, 19:58 WIB
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Sedikitnya 100 anggota Taliban bersenjata lengkap menyerbu sebuah pos militer di distrik Nari, Provinsi Kunar, dekat perbatasan Pakistan, (Jumat 13/4/2013). Serangan itu menewaskan 13 orang tentara Afganistan.

Pasukan Taliban itu bersenjatakan  senapan mesin dan roket peluncur granat, menyerang pos militer itu dari tiga jurusan pada dini hari.

"Para penyerang menggunakan senjata berat," kata seorang perwira polisi distrik Nari, yang tak ingin disebutkan namanya.

"Kami menemukan 13 jasad tentara kami dan pos militer itu hampir seluruhnya hancur," tambah dia.

Pasukan Taliban akhirnya bisa dipukul mundur setelah bantuan militer dan polisi Afganistan tiba di lokasi serangan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Afganistan, Jenderal Mohammad Zaher Azimi membenarkan serangan di distrik Nari itu. Namun, dia tidak menyebutkan jumlah korban tewas.

"Kami masih dalam proses pengumpulan informasi," kata Azimi.

Sementara itu, juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengaku pihaknya bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dia juga menambahkan semua senjata dan amunisi di pos militer itu berhasil direbut.

Perbatasan antara Afganistan dan Pakistan menjadi medan perang antara pasukan pemerintah dan militan Taliban. Banyak dari anggota Taliban bersembunyi di wilayah Pakistan dan meluncurkan serangan terhadap pasukan Afganistan dan pasukan AS dari wilayah Pakistan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.