Kompas.com - 12/04/2013, 17:29 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Pemerintah Turki menyatakan keprihatinan lantaran meningkatnya tensi politik di Semenanjung Korea. Menurut Turki, Korea Utara (Korut) mesti mengurangi ancaman-ancamannya. "Dengan begitu, akan tercapai pemahaman menuju perdamaian,"kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki di Ankara pada Jumat (12/4/2013).

Menurut warta AP, pemerintah Turki juga menyerukan pentingnya mengutamakan stabilitas dan keamanan di kawasan tersebut. "Kami mengingatkan Korut untuk tidak melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB,"kata kementerian itu.

Turki mengkritik kebijakan Korut soal warga Korea Selatan (Korsel). "Alasan Korea Utara meminta warga asing keluar dari negara itu tidak bisa kami terima,"kata pernyataan itu.

Selasa lalu, Pyongyang sudah meminta perusahaan-perusahaan dan wisatawan asing untuk keluar dari negara itu. Pasalnya, Korut menyatakan akan ada perang nuklir di kawasan Semenanjung Korea.

Kendati demikian, Ankara menyatakan terus memantau perkembangan di Semenanjung Korea. Sekali lagi, Turki menekankan pentingnya mengutamakan perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.