Kompas.com - 12/04/2013, 10:22 WIB
EditorEgidius Patnistik

BRUSSELS, KOMPAS.com - Kamus Perancis yang dianggap berwibawa, Larousse, bikin marah para anggota parlemen sayap kanan setelah mengubah definisinya tentang perkawinan sebagai kesatuan "dua orang" ketimbang "antara pria dan wanita".

Anggota parlemen dari partai oposisi UMP telah menyerukan untuk memboikot kamus itu setelah menuduhnya memihak dalam perdebatan Perancis tentang pernikahan gay.

Edisi tahun 2014 Larousse, yang dijadwalkan akan terbit Juni, mendefinisikan pernikahan sebagai sebuah "tindakan serius antara dua orang yang berjenis kelamin sama atau berjenis kelamin berbeda, yang memutuskan untuk membentuk sebuah kesatuan."

Pemerintahan Francois Hollande telah mengusulkan sebuah rancangan undang-undang tentang pernikahan gay dan undang-undang itu sedang diperdebatkan di parlemen.

Laurent Wauquiez, wakil presiden UMP, mengecam Larousse karena memihak dan mendahului pemilihan final parlemen tentang sebuah isu yang telah membelah Perancis. "Ini luar biasa, ini tidak normal, undang-undang belum lolos. Saya anggota parlemen, saya yakin pada apa yang saya lakukan dan saya merasa ini luar biasa," katanya. "Saya belajar politik dan ilmu sosial dari buku-buku mereka. saya tidak percaya mereka melakukan hal ini."

Herve Mariton, anggota parlemen UMP dan tokoh vokal yang menentang pernikahan gay, telah menyerukan untuk memboikot kamus itu karena membuat keputusan yang "menghina debat parlemen". "Sesuatu yang mengabaikan demokrasi harus dikutuk," katanya.

Larousse mencoba untuk meredam kemarahan itu dengan memberikan catatan bahwa sejak tahun 2009 pihaknya telah memuat definisi tentang pernikahan gay meskipun hal itu belum diakui berdasarkan hukum Perancis. "Kami mengembangkan definisi berdasarkan hukum tetapi juga sesuai dengan penggunaan," kata seorang juru bicara. "Bagi kami, penggunaan katalah yang menentukan apakah seseorang menerima atau tidak untuk memasukkan kata itu ke dalam kamus kami."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.