Kompas.com - 11/04/2013, 20:51 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Krisis di Suriah dan semenanjung Korea mendominasi agenda pertemuan para menteri luar negeri G8 di London, Inggris.

Sejumlah laporan menyebutkan Jepang -yang juga hadir dalam pertemuan ini- berupaya agar akan ada pernyataan solidaritas terkait Korea.

Korea Utara mengeluarkan ancaman terhadap Korea Selatan, Jepang dan juga pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan.

Para menteri luar negeri G8 juga akan membicarakan krisis Suriah dan prospek perdamaian Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menyambut para menteri yang hadir dalam pertemuan Kamis (11/4/2013).

Ia mengatakan, "Kita memiliki banyak isu untuk dibahas hari ini di sekitar pencegahan dan resolusi konflik."

"Kami akan membicarakan kontra terorisme dan pembatasan (nuklir) yang akan memberikan kita peluang untuk berunding dengan DPRK (Korea Utara) dan Iran," kata Hague.

Negara G8 terdiri dari Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Kanada dan Rusia.

Inggris kali ini memegang rotasi pemimpin G8.

Pertemuan para menteri luar negeri ini juga merupakan dialog awal dari konferensi tingkat tinggi G8 tahun ini di Irlandia Utara.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.