Kompas.com - 10/04/2013, 16:02 WIB
EditorEgidius Patnistik

JERUSALEM, KOMPAS.com - Israel, Rabu (10/4), mempertahankan keputusan yang menolak dua anggota parlemen Maroko yang mencoba masuk ke Tepi Barat dari Yordania pada awal pekan ini. Israel beralasan, mereka tidak punya visa masuk.

"Setiap warga negara Maroko, apakah mereka bagian dari sebuah delegasi atau bukan, perlu visa untuk masuk ke Tepi Barat melalui Israel," kata jurubicara kementerian luar negeri Israel, Yigal Palmor, kepada AFP. "Kedua anggota parlemen itu datang hanya dengan paspor Maroko mereka tanpa terlebih dahulu melakukan koordinasi terkait kunjungannya dengan kementerian urusan luar negeri," katanya tentang insiden itu yang terjadi hari Senin di perlintasan Jembatan Allenby, tepat di utara Laut Mati.

"Jika kami sudah diberi tahu tentang kunjungan mereka, kami bisa memfasilitasi mereka masuk," jelas Palmor. Ia menambahkan, anggota lain dari delegasi itu yang bepergian bersama mereka telah diperbolehkan masuk dalam karena mereka membawa paspor Eropa yang tidak memerlukan visa.

Insiden itu, yang membuat Ali Salem Chekkaf dan Mehdi Bensaid ditolak di perbatasan, telah memicu kecaman di Rabat. Ketua parlemen Maroko, Selasa, menuduh Israel melakukan "tindakan diskriminatif dan arogan".

Kedua anggota parlemen itu bepergian bersama sebuah delegasi beranggota 18 orang Parliamentary Assembly of the Council of Europe (PACE) yang telah bertemu Raja Abdullah II dan para pejabat pemerintah di Amman, Minggu.

Maroko merupakan salah satu dari sedikit negara Arab yang menerima para pejabat Israel meskipun tidak adanya hubungan diplomatik resmi. Negara-negara Arab yang punya hubungan diplomatik penuh dengan Israel hanya Mesir, Yordania dan Mauritania.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.