Kompas.com - 10/04/2013, 14:49 WIB
EditorErvan Hardoko

RIYADH, KOMPAS.com — Langkah-langkah untuk meningkatkan peran perempuan di Arab Saudi terus berlanjut. Setelah belum lama ini Raja Abdullah melantik 30 perempuan pertama yang duduk di Dewan Syura Kerajaan, kini dibuka peluang perempuan Saudi bekerja sebagai pengacara.

Pemerintah Arab Saudi mengizinkan perempuan untuk "magang" menjadi pengacara. Langkah ini diyakini akan menjadi titik awal bagi perempuan berkecimpung di dunia hukum sebagai pengacara. Demikian dikabarkan situs berita Gulf News, Rabu (10/4/2013).

"Jalan sudah terbuka bagi perempuan (Saudi) untuk berprofesi sebagai pengacara setelah Arwa Al Hujaili terdaftar sebagai pengacara magang pertama," kata aktivis HAM, Walid Abul Khair.

Melalui akun Twitter-nya, Abul Khair mengunggah salinan sertifikat pengakuan Al Hujaili sebagai pengacara.

"Sesuai aturan, pengacara (magang) harus dikontrak oleh seorang pengacara yang sudah berpraktik minimal selama lima tahun. Status magang ini berlaku selama tiga tahun." Meski dalam status magang, Khair melanjutkan, seorang pengacara magang sudah bisa menjalani profesinya.

Pada Oktober tahun lalu, Kementerian Kehakiman Arab Saudi mengatakan, perempuan pengacara akan diizinkan mengajukan kasus di pengadilan mulai November 2012. Namun, janji itu belum terlaksana hingga kini.

Sejak 2011, para perempuan Saudi yang memiliki gelar sarjana hukum meluncurkan kampanye untuk menuntut agar pemerintah mengizinkan mereka melaksanakan keahlian mereka dan hak mereka mengajukan kasus di pengadilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.