Kompas.com - 06/04/2013, 23:22 WIB
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Sebuah bom rakitan meledak di wilayah selatan Afganistan, Sabtu (6/4/2013), menewaskan tiga prajurit NATO dan dua orang warga sipil. Demikian pernyataan pasukan ISAF pimpinan Amerika Serikat.

"Tiga pasukan ISAF dan dua warga sipil anggota koalisi tewas akibat ledakan bom rakitan di Afganistan selatan hari ini (Sabtu)," demikian pernyataan pasukan ISAF.

Pernyataan itu tidak menyebut kewrganegaraan ketiga prajurit dan warga sipil yang tewas, sesuai dengan kebijakan ISAF.

Seorang juru bicara ISAF di Kabul mengatakan bom itu diledakkan dengan tujuan mengincar patroli militer di wilayah selatan Afganistan yang paling sering diserang pemberontak.

Seorang pejabat keamanan Afganistan memastikan ledakan itu merupakan sebuah bom mobil yang menyerang sebuah patroli militer NATO di Qalat, ibu kota Provinsi Zabul.

"Sebuah mobil berisi bahan peledak menyerang konvoi NATO di kota Qalat. Kami mendengar ledakan keras yang menimbulkan korban jiwa itu," kata seorang pejabat pemerintah provinsi yang tak ingin diketahui identitasnya.

Serangan itu adalah salah satu serangan paling mematikan yang mengincar pasukan koalisi pimpinan AS tahun ini, bersamaan dengan persiapan ditariknya pasukan koalisi di tengah semakin beratnya baku tembak di Suriah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.