Kompas.com - 02/04/2013, 17:15 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (2/4/2013) optimistis membicarakan kembali pinjaman untuk Mesir. Lantaran pertimbangan itulah, sebagaimana warta AP, pihak IMF memberangkatkan delegasi ke Kairo untuk pembicaraan itu.

Sebelumnya, pembicaraan soal rencana pinjaman sebesar 4,8 miliar dollar AS dari IMF untuk Mesir sempat terhenti. "Pembicaraan terhenti sejak pertengahan 2011 dan tidak ada tindak lanjutnya,"kata Direktur IMF untuk Timur Tengah dan Asia Tengah Masood Ahmed.

Menurut Ahmed, dirinyalah yang bakal bertolak ke Mesir pada Rabu besok. Ahmed berkantor di Dubai, Uni Emirat Arab.

Seturut catatan terkumpul, Mesir menghadapi krisis keuangan sejak Presiden Hosni Mubarak lengser dari jabatannya pada Februari 2011. Presiden Mesir kini, Mohamed Morsi pun tengah berhadapan dengan krisis keuangan akibat susutnya pemasukan dari industri pariwisata akibat ketidakstabilan politik di Negeri Piramida itu.

Defisit anggaran belanja Mesir turun 42 persen di posisi 30 miliar dollar AS. Sementara, sejak Januari 2011 sampai dengan Desember 2012, cadangan devisa Mesir tergerus ke posisi 15 miliar dollar AS dari posisi semula 36 miliar dollar AS.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.