Pencak Silat Diperkenalkan di Aljazair - Kompas.com

Pencak Silat Diperkenalkan di Aljazair

Kompas.com - 02/04/2013, 13:36 WIB

KAIRO, KOMPAS.com — Dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik RI-Aljazair, KBRI Alger memperkenalkan seni budaya bela diri asli Indonesia yang bernama pencak silat ke publik Aljazair.

Berbagai atraksi seni bela diri dipertunjukkan oleh sang maestro Mr Octav Setiadji, pelatih silat di perguruan Sigepi, Berlin, Jerman. Antusiasme publik pun meledak setelah sesi praktik digelar. Banyak peserta yang ingin praktik dan mencobanya.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi sepeda balap dari tim sepeda balap Aljazair dan pencak silat dari warga Aljazair sendiri. Acara ini ditutup dengan pertunjukan seni gamelan dan rampak kendang yang dimainkan oleh staf KBRI Alger.

Dijadwalkan, akan digelar pula acara lain seperti seminar, pertunjukan seni budaya, dan acara lomba-lomba untuk rakyat kedua bangsa. "Peringatan 50 tahun hubungan diplomatik ini kami harap bisa menjadi momen penting untuk mengenalkan budaya seni bela diri pencak silat sekaligus meningkatkan hubungan kedua bangsa semakin erat dan produktif," kata Dubes Niam Salim dalam sambutannya di lokasi acara, Selle Omnisport De Bentifor, Alger, Aljazair, Sabtu (30/3/2013).


Dubes Niam Salim juga mengumumkan bahwa KBRI Alger akan membuka kelas khusus untuk latihan seni bela diri pencak silat. Para peserta pun menyambut baik dan akan mendaftarkan diri setelah latihan itu resmi dibuka.

Direktur di kementerian olahraga Aljazair yang mewakili menteri dalam sambutannya menyambut baik acara pegelaran pencak silat ini. Dia pun menegaskan kesiapan institusinya untuk memfasilitasi latihan rutin pencak silat di stadion yang ditunjuk nantinya.


EditorRusdi Amral

Terkini Lainnya

Cegah Dukungan Kelompok Lain, Satgas Tinombala Diminta Segera Tangkap Ali Kalora Cs

Cegah Dukungan Kelompok Lain, Satgas Tinombala Diminta Segera Tangkap Ali Kalora Cs

Nasional
Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Kinerja Diawasi Masyarakat, Polri Diyakini Netral dalam Pemilu 2019

Nasional
Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Mahfud MD Minta Masyarakat Kritis Cermati Debat Capres

Regional
Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Kisah Istri TKI Asal Siantar Saat Bertemu Suaminya di Penjara Malaysia

Regional
Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional

Close Ads X