Kompas.com - 31/03/2013, 14:06 WIB
EditorEgidius Patnistik

BEIJING, KOMPAS.com - Pihak berwenang China, Minggu (31/3), mengatakan belum ada korban selamat yang ditemukan, dua hari setelah 83 pekerja tambang tembaga terkubur tanah longsor di Tibet, meskipun ada pencarian besar-besaran.

"Tim penyelamat belum menemukan korban atau mayat," kata pihat berwenang seperti dikutip kantor berita Xinhua, Jumat, mengacu pada pencarian di wilayah Maizhokunggar, sebelah timur ibukota Tibet, Lhasa.

Peristiwa tanah longsor itu terjadi Jumat pagi. Kamp para petambang, di ketinggian 4.600 meter dan 70 kilometer sebelah timur Lhasa, hancur oleh ribuan ton batuan.

Ratusan tim penyelamat berjuang di medan yang sulit untuk mencari korban setelah sebidang tanah sepanjang tiga kilometer, dengan volume mencapai 2 juta meter kubik, longsor menuruni lereng, meliputi kamp para petambang.

Xinhua mengatakan, para pekerja di Maizhokunggar bekerja untuk anak perusahaan China National Emas Group Corp, sebuah perusahaan milik negara dan produsen emas terbesar negara itu.

Dalam sebuah insiden terpisah, sebuah ledakan gas di tambang batubara di China timur laut telah menewaskan 28 orang, kata pihak berwenang kepada media pemerintah. Sebanyak 13 orang lainnya berhasil diselamatkan dalam kecelakaan pada hari Jumat di Babao Coalmine di Provinsi Jilin, kata seorang juru bicara biro keselamatan kerja dan pengawan provinsi, lapor Xinhua, Sabtu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.