Kompas.com - 26/03/2013, 16:22 WIB
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Sebuah bom berkekuatan besar menghancurkan sebuah mobil lapis baja di kota Tuz Khurmatu, sebelah utara Baghdad, Irak, Selasa (26/3/2013), dan menewaskan dua orang politisi dan melukai seorang lainnya.

Bom yang menewaskan juga menewaskan seorang pengawal politisi ini, membuat korban di kalangan kandidat anggota parlemen provinsi Salaheddin yang tewas menjadi 11 orang.

Ketiga politisi itu, Wali Kota Tuz Khurmatu Shallah Abdul, ketua dewan kota Abdulqader Naimi, penasihat provinsi Rashid Khorsid, pergi bersama-sama untuk memeriksa proyek pengaspalan jalan di sebelah utara kota saat bom meledak di dekat mobil lapis baja yang mengangkut para politisi itu.

Naimi dan Khorsid -dua politisi yang tewas- adalah kandidat dalam pemilihan parlemen provinsi yang akan digelar pada 20 April mendatang. Sementara, Shallah Abdul menderita luka parah.

Serangan itu, nampaknya akan meningkatkan suhu politik kota itu yang menjadi pusat sengketa yang bisa memicu perang saudara baru.

Tuz Khurmatu, berpenduduk 110.000 orang dari etnis Arab, Kurdi dan Turkmenistan yang memeluk Syiah. Kota ini terletak 175 km sebelah utara Baghdad, di kawasan yang disengketakan pemerintah Baghdad dan wilayah otonomi Kurdi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.