Kompas.com - 26/03/2013, 08:28 WIB
EditorEgidius Patnistik

KOMPAS.com — Pemerintah Israel menyatakan akan melanjutkan pengiriman uang pajak ke Otoritas Palestina setelah sempat dihentikan pada Desember lalu sebagai hukuman atas keberhasilan Palestina meningkatkan status di PBB.

Kepastian itu disampaikan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertepatan dengan hari libur Yahudi pada Senin (25/3).

Pengiriman hasil pajak yang dikumpulkan Israel atas nama Otoritas Palestina itu disebutkan akan dimulai segera.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu "telah memutuskan untuk menyetujui pengiriman hasil pajak ke Otoritas Palestina," kata kantor perdana menteri.

Hasil pajak ditaksir mencapai 100 juta dollar AS per bulan dan dana itu sangat berarti bagi biaya operasional Otoritas Palestina, antara lain untuk menggaji puluhan ribu pegawai negeri sipil yang menjadi tulang punggung ekonomi.

Hukuman

Keputusan Perdana Menteri Israel terjadi beberapa hari setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Israel dan Palestina.

Keputusan juga diambil setelah pertemuan lanjutan oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry dengan Israel dan Palestina. John Kerry mendesak Israel mengirim dana Palestina.

Pada awal Desember, Israel membekukan pembayaran bulanan sebagai hukuman setelah PBB meningkatkan status Palestina menjadi negara pengawas nonanggota.

Sebelumnya Israel mengumumkan akan mencairkan dana pajak tetapi dana yang akhirnya dicairkan hanya sebagian dan tidak tepat waktu.

Penasihat Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad mengatakan, pihaknya meyakini Israel sekarang akan mengirim uang secara rutin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.