Kompas.com - 23/03/2013, 17:27 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Sejumlah kelompok oposisi Suriah diduga kuat mendapat pasokan informasi dari Badan Intelijen AS (CIA), untuk melawan pasukan pemerintah Suriah. Demikian harian The Wall Street Journal melaporkan Sabtu (23/3/2013).

Harian itu, yang mengutip seorang mantan pejabat AS yang tak ingin disebut namanya, menulis bahwa upaya CIA ini menunjukkan perubahan pendekatan yang dilakukan pemerintah AS untuk memperkuat kelompok oposisi yang berhaluan sekuler.

CIA bahkan sudah mengirim sejumlah agennya ke Turki untuk membantu menyalurkan senjata bantuan yang diperoleh dari sejumlah negara kawasan Teluk.

Namun, pemerintah AS dalam pernyataan resminya khawatir senjata bantuan itu justru akan jatuh ke tangan kelompok pemberontak yang berhaluan Islam radikal.

Berdasarka  laporan itu, Barat lebih memilih beraliansi dengan Pasukan Pembebasan Suriah (FPA), yang mendukung kelompok payung Koalisi Oposisi Suriah.

Para komandan oposisi Suriah mengatakan CIA bersama intelijen Inggris, Perancis dan Jordania bekerja sama melatih para pemberontak untuk menggunakan berbagai jenis senjata.

Langkah CIA ini diambil setelah Front Al-Nusra, kelompok oposisi yang diduga terkait kelompok Al Qaeda, semakin memperkuat tali kerja sama dengan kelompok Al Qaeda di Pakistan.

Meski CIA sudah membantu pemberontak Suriah, tetapi hal itu tidak akan mengubah kebijakan pemerintah AS yang menentang penggunakan opsi militer di Suriah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.