Sultan Sulu Suka Satai Kambing - Kompas.com

Sultan Sulu Suka Satai Kambing

Kompas.com - 21/03/2013, 11:54 WIB

TAGUIG CITY, KOMPAS.com - Di tengah krisis Sabah, Sultan Sulu Jamalul Kiram III bersedia menerima Kompas di rumahnya di Taguig City, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Manila City. Ia menerima Kompas di kamar pribadinya yang berada di Desa Maharlika.

Saat pertemuan itu Sultan ditemani istrinya Fatima Celia Kiram dan juru bicaranya Abraham Idjirani, Rabu (20/3/2013) petang hingga malam. Rumahnya berada di perkampungan padat. Bangunan tidak terlalu mewah namun cukup luas.

Puluhan wartawan baik cetak maupun elektronik setia menunggu perkembangan berita krisis Sabah di tempat itu sejak beberapa hari yang lalu. Mereka menempatkan peralatan pengiriman berita di seputar rumah Sultan Sulu.

Ketika Kompas memperkenalkan diri dari Indonesia, mereka langsung bertutur soal Indonesia. Sultan dan istrinya mengaku dekat dengan sejumlah kalangan di Indonesia. Salah satunya adalah Letjen (Purn) Prabowo yang juga Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Kedekatan mereka berawal dari olah raga ini karena Fatima adalah sekjen organisasi pencak silat Filipina. "Saya dulu sering berkontak dengan Pak Prabowo tetapi sekarang jarang berkontak karena nomor teleponnya sudah tidak bisa dihubungi lagi," kata Fatima.

Ia juga mengaku senang Prabowo termasuk calon presiden yang diperhitungkan untuk pemilu tahun depan. Sebelumnya mereka juga mengenal Eddy Nalapraya yang juga Ketua Umum IPSI. Keduanya kerap pergi ke Indonesia, seperti Jakarta, Denpasar, dan juga Yogyakarta. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan Indonesia karena nenek moyang mereka berasal dari Minangkabau.

Kesultanan Sulu memiliki beberapa darah yaitu Minangkabau dan Arab. Tak heran, mereka juga sering memasak makanan khas Minangkabau seperti rendang, kari, dan juga satai.

"Saya juga suka satai...satai apa itu....satai kambing...ya satai kambing," kata Sultan terkekeh-kekeh saat Kompas menjelaskan soal satai itu. Pembicaraan satai kambing ini mengakhiri wawancara Kompas dengan Sultan Sulu mengenai krisis Sabah. (Andreas Maryoto dari Taguig City, Filipina)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorRobert Adhi Ksp

    Terkini Lainnya

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

    Regional
    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

    Megapolitan
    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

    Regional
    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

    Regional
    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

    Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

    Internasional
    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

    Regional
    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

    Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

    Nasional
    'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    "Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

    Internasional
    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

    Nasional
    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

    Internasional
    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

    Nasional
    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

    Megapolitan
    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

    Nasional
    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

    Internasional
    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

    Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

    Regional

    Close Ads X