Kompas.com - 20/03/2013, 15:18 WIB
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Pemerintah Malaysia, Rabu (20/3/2013), mendakwa delapan warga Filipina dengan tindak pidana terorisme menyusul bentrokan antara kelompok bersenjata Sulu dan militer Malaysia yang menewaskan 71 orang.

Kedelapan orang ini adalah warga Filipina pertama yang diadili dari 200-an orang yang masuk ke wilayah Negara Bagian Sabah bulan lalu dan mengklaimnya sebagai wilayah Kesultanan Sulu.

Selain dakwaan tindak pidana terorisme, kedelapan orang ini juga didakwa mengobarkan perang terhadap Malaysia dan memasukkan para pelaku terorisme ke wilayah Malaysia.

Dengan dua dakwaan ini, kedelapan orang itu terancam hukuman penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati.

Namun, sejauh ini, belum jelas apakah kedelapan orang, yang berusia antara 17-36 tahun, itu adalah para pengikut Sultan Sulu yang tertangkap atau warga Filipina lain yang menampung mereka di Sabah. Di Negara Bagian itu, hidup sekitar 800.000 orang keturunan Filipina.

Belum diperoleh informasi jadwal sidang kasus ini dari sebuah pengadilan distrik ke pengadilan yang lebih tinggi. Demikian laporan kantor berita Bernama.

Sejauh ini, aparat keamanan Malaysia telah menahan 300 orang, sebagian besar keturunan Filipina, dalam beberapa pekan belakangan karena diduga memberikan informasi kepada kelompok bersenjata Sulu dan tuduhan lain, seperti memiliki senjata api tanpa izin dan masuk ke Sabah secara ilegal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.