Kompas.com - 14/03/2013, 22:27 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap Paus Fransiskus dapat melanjutkan obor perdamaian antarumat beragama yang dirintis paus-paus terdahulu. Paus Fransiskus, kata Din, dapat memulainya dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Vatikan dengan umat Islam Indonesia yang diwakili oleh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

"MoU diharapkan selesai akhir tahun ini. Kami belum sampai praktiknya. MoU itu lebih banyak menyangkut bagaimana hubungan antara Vatikan dan dunia Islam di Indonesia lebih harmonis, termasuk juga perlindungan kawan-kawan Katolik di Indonesia dan bidang-bidang lain," kata Din di Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Menurutnya, penandatanganan nota kesepahaman antara Vatikan dengan perwakilan Islam di Indonesia akan menjadi pengalaman kedua Muhammadiyah. "Jadi, kami berharap Paus Fransiskus bisa melanjutkan upaya yang sudah baik berjalan. Bagaimanapun umat Kristiani dan Islam adalah dua agama terbesar di dunia. Itu sering dipersepsikan terlibat pertentangan," tuturnya.

Saat ini, sambung Din, relasi yang terjalin antara Gereja Katolik Vatikan dan Islam di Indonesia bagus. Hal itu harus terus dipertahankan oleh Paus Fransiskus. Ia berharap ke depannya Vatikan di bawah kendali Paus yang baru dapat terus memberi perhatian dalam dialog antara agama.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X