Paus Fransiskus Pilih Naik Bus Ketimbang Limosin

Kompas.com - 14/03/2013, 20:24 WIB
EditorErvan Hardoko

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus menunjukkan kesederhanaan dirinya,meski telah menjadi pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia.

Salah satunya adalah ketika dia menolak menggunakan limosin kepausan yang memang disediakan untuk digunakan

"Beliau lebih memilih menggunakan bus bersama para kardinal lainnya, sesaat setelah dia terpilih," kata juru bicara Vatikan, Federico Lombardi.

Mantan Kardinal Argentina ini memang memiliki reputasi sebagai orang yang sederhana. Lombardi mengatakan, setelah terpilih pada Rabu (13/3/2013), Paus Fransiskus langsung berdiri dan datang menyalami para kardinal yang telah memilihnya. 

Biasanya paus duduk di tahta kepausan dan para kardinal akan datang menyalami dan mencium cincin kepausan. Ini seakan menjadi pertanda akan munculnya perubahan di dalam tubuh Vatikan.

Dalam kunjungan perdananya sebagai paus ke sebuah basilika di Roma, Kamis (14/3/2013), Fransiskus menyempatkan diri datang ke penginapan khusus para kardinal di pusat kota Vatikan tempat dia menginap sebelum konklaf digelar.

"Beliau mengemasi barang-barangnya dan kemudian membayar tagihan kamarnya sendiri. Ini merupakan contoh yang sangat baik," kata Lombardi.

Lombardi menambahkan, Paus Fransiskus saat pergi menuju ke basilika hanya menggunakan sebuah mobil milik pasukan keamanan Vatikan tanpa pengawalan apapun.

Paus Fransiskus masih akan tinggal beberapa hari di Casa Santa Marta -tempat dia bersama kardinal-kardinal lain menginap sebelum konklaf digelar- sebelum apartemennya di Istana Apostolik di Vatikan disiapkan.

"Persiapannya akan sangat sederhana," papar Lombardi.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X