Paus Fransiskus Patahkan Sejumlah Tradisi

Kompas.com - 14/03/2013, 14:49 WIB
EditorEgidius Patnistik

VATIKAN, KOMPAS.com - Saat Jorge Bergoglio melangkah ke balkon di Vatikan pada Rabu (13/3) malam untuk menampakan dirinya sebagai pemimpin baru 1,2 miliar umat Katolik sedunia, ia membuat sejarah dengan menjadi paus non-Eropa pertama dari era modern. Tak hanya itu, ia paus pertama dari Amerika Latin, Jesuit pertama yang jadi paus dan paus pertama yang menggunakan nama Fransiskus.

Paus baru itu dengan cepat membuat sejumlah sejarah lain. Ia mematahkan tradisi dalam aksi publik pertamanya di hadapan 150.000 orang yang memadati Lapangan Santo Petrus. Alih-alih memberkati kerumunan itu untuk pertamakalinya sebagai paus, ia malah meminta mereka berdoa untuknya.

"Mari kita berdoa, Anda mendoakan saya, dalam keheningan," katanya kepada kerumunan yang bersorak.

Kemauan Fransiskus keluar dari tradisi ditafsirkan juru bicara Vatikan sebagai tanda bahwa ia akan memetakan jalan sendirinya dengan cara yang tidak biasa.

"Kita memiliki seorang paus yang mungkin mengecewakan sejumlah orang malam ini dengan tidak mengikuti formula itu," kata Pater Tom Rosica.

Paus juga mematahkan tradisi lain dengan menolak untuk menggunakan sebuah panggung yang membuat dirinya berada lebih tinggi dari para kardinal lain yang berdiri bersama dia ketika dia diperkenalkan kepada dunia sebagai Paus Fransiskus. "Dia bilang saya akan berdiri di sini," kata Kardinal Timothy Dolan, Uskup Agung New York dan presiden Konferensi Uskup Katolik AS, seperti dikutip CNN.

Fransiskus, yang mengenakan jubah kepausan warna putih, muncul pada malam yang diguyur hujan di hadapan kerumunan massa setelah terpilih oleh para kardinal dalam apa yang tampaknya merupakan babak pemungutan suara kelima pada konklaf hari kedua.

"Seperti yang anda ketahui, tugas konklaf adalah menunjuk Uskup Roma yang baru," katanya. "Tampak bagi saya bahwa para saudara kardinal telah memilih orang yang berasal dari jauh. Inilah saya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua."

Sebagai paus, Bergoglio mengambil kendali Gereja Katolik yang dalam beberapa tahun terakhir diguncang kasus pelecehan seksual para imam dan klaim korupsi dan pertikaian di antara hirarki gereja.

Bergoglio yang berumur 76 tahun, yang menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires, merupakan paus pertama yang menggunakan nama Fransiskus untuk menghormati Santo Fransiskus dari Asisi, tokoh yang dihormati di kalangan Gereja Katolik karena karyanya untuk orang miskin. Santo Fransiskus dipandang sebagai pembaharu gereja. Saat sebagai kardinal, ia berselisih dengan pemerintahan Presiden Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner, terkait penentangannya terhadap perkawinan gay dan distribusi gratis alat kontrasepsi.

Amerika Latin merupakan rumah bagi 480 juta umat Katolik. Dengan memilih Bergoglio, para kardinal mengirimkan pesan kuat tentang di mana masa depan gereja mungkin berada.

Menurut profilnya yang dibuat pengamat Vatikan, John Allen, dan diterbitkan National Catholic Reporter, Fransiskus lahir di Buenos Aires dari seorang ayah imigran Italia. Dia dikenal karena kesederhanaannya. Dia memilih untuk tinggal di apartemen sederhana ketimbang di istana keuskupan. Ia menolak untuk menggunakan limusin keuskupan. Sebaliknya, ia menggunakan bus untuk bekerja dan memasak makanan sendiri, tulis Allen.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X