Kompas.com - 14/03/2013, 12:35 WIB
EditorErvan Hardoko

BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Umat Katolik Argentina yang memenuhi Katedral Buenos Aires, Rabu (13/3/2013) malam waktu setempat, meluapkan kegembiraannya setelah Kardinal Jorge Bergoglio terpilih menjadi paus baru dengan gelar Fransiskus I.

Saat mengetahui kabar dari Vatikan soal terpilihnya Bergoglio, sekitar 200 orang yang hadir di Katedral Metropolitan langsung memberikan sambutan meriah.

Tak lama setelah kabar itu muncul, jumlah umat dan media di sekitar katedral tempat Fransiskus memimpin misa itu terus bertambah.

"Panjang umur Paus! Fransiskus! Fransiskus!" umat yang bergembira mengelu-elukan pemimpin baru mereka.

"Saya sangat bahagia. Saya juga sangat terkejut karena saya tak menyangka ini," kata seorang warga, Mariano Solis (33).

"Saat kami melihat asap putih di televisi, kami mengira Kardinal Brasil atau Italia yang terpilih," ujar Solis.

"Saya sebenarnya akan pergi ke bioskop dengan seorang teman. Namun, setelah kami mendengar kabar ini, kami langsung menuju katedral dan bergembira bersama," tambah Solis.

Solis kemudian bergabung dengan ratusan orang lainnya yang melakukan doa rosario untuk mendoakan Paus Fransiskus I. Umat Katolik Argentina saling berpelukan sambil berbagi tangis bahagia.

"Saya sangat terkejut. Saya tak menyangka mereka memilih Bergoglio. Dia adalah paus pertama dari Amerika Latin, dan ini akan menjadi keuntungan besar bagi kawasan ini," kata Gaston Hall (37), seorang penerbit yang mengaku sedang belajar menjadi seorang Katolik.

Tak hanya umat Katolik Argentina yang terkejut, seluruh Gereja Katolik negeri itu juga terkejut dengan terpilihnya Bergoglio.

"Bergoglio berangkat ke Vatikan dengan damai untuk ikut dalam konklaf yang memilih paus baru. Dia bahkan sudah memiliki tiket pulang pekan depan," kata juru bicara Gereja Katolik Argentina, Federico Wals.

Gereja Katolik Argentina, lanjut Wals, yakin Bergoglio tak akan terpilih sehingga sudah mencantumkan namanya untuk memimpin misa pada perayaan Paskah nanti.

Sementara itu, Presiden Argentina Cristina Kirchner menyambut baik terpilihnya Bergoglio sebagai paus pertama dari Amerika Latin dan mendoakan agar Paus Fransiskus I sukses memimpin umat Katolik.

"Kami berharap beliau bisa bertugas dengan baik. Dengan tanggung jawab yang sangat besar ini, dia bisa memberikan keadilan, kesetaraan, persaudaraan, dan perdamaian di antara umat manusia," kata Kirchner.

Kirchner sendiri adalah penganut Katolik, tetapi dia tak memiliki hubungan yang baik dengan kepausan.

Kini, Paus Fransiskus I, putra seorang pekerja kereta api Argentina, menjadi anggota Jesuit pertama yang akan memimpin 1,2 miliar umat Katolik sedunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.