Mengapa Paus Fransiskus Hanya Punya Satu Paru?

Kompas.com - 14/03/2013, 12:10 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Paus Fransiskus I boleh disebut sebagai paus pionir dalam berbagai hal. Ia adalah yang pertama kali memakai nama Fransiskus, ia paus pertama dari Amerika Latin, dan paus pertama yang hidup bertahun-tahun hanya dengan satu paru.

Seperti dikutip oleh Associated Press, paus ke-266 ini mengalami pengangkatan organ paru ketika ia masih remaja, diduga kuat karena infeksi. Pada masa itu mungkin pengobatan antibiotik belum seefektif sekarang, terutama dalam penanganan infeksi.

Untuk melindungi pasien dari infeksi yang lebih parah, dokter mungkin memutuskan mengangkat parunya agar infeksi tidak menyebar.

"Mungkin saat itu infeksinya sangat berat, atau mungkin sudah ada abses sehingga terjadi perdarahan," kata Dr John Belperio, pakar paru dari The David Geffen School of Medicine di UCLA, AS.

"Jika ada perdarahan berat di paru, hal utama yang harus dilakukan adalah melakukan reseksi atau pengambilan paru untuk menghentikan perdarahan," imbuhnya.

Menurut Dr Ronald Crystal, pakar paru dari New York Presbyterian, ada banyak bakteri yang bisa menyebabkan infeksi dan kerusakan serius pada jaringan paru. Beberapa strain bakteri seperti Staphylococci adalah yang paling merusak dan bisa memakan organ halus sehingga dokter tak punya pilihan lain selain mengangkat jaringan yang rusak agar kerusakan tidak menyebar.

Penyakit radang paru atau pneumonia, jamur, atau tuberkulosis juga bisa menyebabkan infeksi awal yang jika tidak dikendalikan bisa berakhir pada pengangkatan organ paru.

Kemungkinan lain dari dilakukannya operasi pengangkatan paru adalah cacat bawaan sejak lahir. Hal itu menyebabkan ketidaknormalan pada jaringan paru atau pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal di kantong udara dan akan menghambat pernapasan.

Untungnya, paru memiliki kelebihan kapasitas sehingga kehilangan satu paru tidak akan berdampak terlalu serius bagi kesehatan.

Hambatan yang bisa dihadapi Paus Fransiskus I adalah ia memiliki fungsi paru yang lebih rendah dibanding orang yang memiliki dua paru. Ini berarti ia lebih rentan mengalami komplikasi influenza atau radang paru.

Tetapi, menurut Belperio, Paus Fransiskus yang saat ini sudah berusia 76 tahun tersebut relatif sehat dan operasi pengangkatan paru tampaknya tidak berdampak besar pada kemampuannya melakukan aktivitas rutin.

Dalam penelitian terhadap hewan percobaan diketahui bahwa paru punya kemampuan meregenerasi dan penelitian awal pada anak-anak menunjukkan, mereka mampu menumbuhkan kembali jaringan paru yang hilang.

"Selama paus bisa melakukan tindakan pencegahan terhadap infeksi, antara lain disuntik vaksin melawan pneumonia dan influenza secara rutin, tak ada alasan ia gampang sakit," kata Crystal.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X