Kilas Balik Konklaf Satu Abad Terakhir

Kompas.com - 12/03/2013, 18:03 WIB
EditorErvan Hardoko

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Selama satu abad terakhir, tak ada sidang konklaf yang lebih lama dari lima hari, dengan konklaf tercepat adalah saat terpilihnya Paus Pius XII.

Dalam 100 tahun terakhir, dua kali uskup dari Amerika Latin tak memberikan suara karena terlambat tiba di Vatikan. Sementara seorang kardinal Hungaria dua kali tak menghadiri konklaf karena bersembunyi di Kedubes AS di Budapest dalam rangka mencari suaka.

Inilah konklaf Vatikan dalam 100 tahun terakhir:

31 Juli-4 Agustus 1903: Kardinal Italia Giuseppe Sarto terpilih menjadi paus dengan gelar Pius X. Dia terpilih dalam tujuh kali pemungutan suara selama empat hari konklaf yang dihadiri 62 dari 64 kardinal.

31 Agustus-3 September 1914: Kardinal Italia Giacomo della Chiesa resmi menjadi Paus Benediktus XV. Dia terpilih dalam 10 kali pemungutan suara di hari ketiga konklaf yang dihadiri 56 dari 65 kardinal. Para kardinal dari Boston, Baltimore dan Quebec tiba setelah sidang konklaf usai.

2-6 Februari 1922: Kardinal Italia Achille Ratti menjadi Paus Pius XI, terpilih dalam pemungutan suara ke-14 di hari kelima konklaf. Sebanyak 53 dari 60 kardinal berpartisipasi dalam konklaf.

1-2 Maret 1939: 62 kardinal yang berpartisipasi dalam konklaf, menetapkan Kardinal Eugenio Pacelli menjadi Paus Pius XII, yang terpilih pada hari kedua konklaf dengan hanya tiga kali pemungutan suara.

25-28 Oktober 1958: Kardinal Italia Angelo Roncalli dilantik menjadi Paus Yohanes XXIII. Dia terpilih dalam hari keempat konklaf melalui pemungutan suara ke-11. 51 dari 53 kardinal ikut serta dalam konklaf. Kardinal Hungaria Jozsef Mindszenty tengah berlindung di Kedubes AS di Budapest. Sedangkan Kardinal Alojzije Stepinac menjalani tahanan rumah.

25-26 Juni 1963
: Sidang konklaf pada hari ketiga lewat pemungutan suara keenam, memilih kardinal Italia Giovanni Battista Montyini menjadi Paul VI. 80 dari 88 kardinal berpartisipasi. Kardinal Mindszenty masih berlindung di Kedubes AS di Budapest.

25-26 Agustus 1978: Kardinal Albino Luciano dari Italia resmi menjadi Paus Yohanes Paulus I. Beliau terpilih dalam konklaf hari kedua dan pemungutan suara keempat. Sebanyak 111 kardinal dari 49 negara ikut serta. Tiga kardinal absen karena sakit, 15 kardinal tak bisa ikut serta karena terkena aturan baru yaitu batasan usia di bawah 80 tahun.

14-16 Oktober 1978: Kardinal Karol Wojtyla dari Polandia terpilih menjadi Paus Yohanes Paulus II. Dia terpilih di hari ketiga konklaf dan pemungutan suara kedelapan. 111 kardinal dari 49 negara ikut ambil bagian dalam konklaf ini.

18-19 April 2005: 115 kardinal dari 52 negara memilih Kardinal Joseph Ratzinger dari Jerman menjadi Paus Benediktus XVI. Dia terpilih di hari kedua konklaf dan di pemungutan suara keempat.

 

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Kearifan Pilar Singa Ashoka

    Internasional
    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

    Internasional
    Amerika Meniru Indonesia?

    Amerika Meniru Indonesia?

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X