Presiden Ahmadinejad Hadiri Pemakaman Chavez

Kompas.com - 07/03/2013, 19:39 WIB
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Kamis (7/3/20130, terbang menuju Caracas, Venezuela untuk menghadiri pemakaman mendiang Presiden Hugo Chavez yang dijadwalkan pada Jumat (8/3/2013).

"Presiden Ahmadinejad akan meninggalkan Teheran menuju Venezuela untuk menghadiri pemakaman Presiden Chavez yang meninggal hari Selasa," demikian laporan televisi pemerintah Iran.

Dalam pemakaman Chavez, sejumlah kepala negara Amerika Selatan yang berhaluan kiri dipastikan hadir di Caracas. Selain itu para pemimpin pemerintah dari seluruh dunia juga diharapkan kehadirannya.

Sebelumnya, Ahmadinejad memberikan penghormatannya kepada salah satu sekutu terdekatnya itu. Dia mengatakan Chavez sudah melayani rakyat Venezuela serta mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan dan revolusi.

"Venezuela kehilangan pahlawannya, putra terbaiknya, sementara dunia kehilangan seorang pemimpin bijaksana dan revolusioner," ujar Ahmadinejad.

Tak hanya memberi penghormatan, Ahmadinejad menetapkan satu hari berkabung di Iran untuk menghormati pemimpin berjuluk El Commandante itu.

Venezuela adalah sekutu utama Iran di Amerika Selatan. Kedua negara sama-sama sangat terbuka menyatakan kebencian mereka terhadap Amerika Serikat.

Semasa memimpin Venezuela, Chavez sudah 13 kali berkunjung ke Teheran sejak 1999. Sementara Ahamdinejad sudah bertandang ke Caracas sebanyak enam kali sejak menjadi presiden pada 2005.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X