Kompas.com - 07/03/2013, 17:31 WIB
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Militer Malaysia, Kamis (7/3/2013), menyatakan menembak mati 31 anggota kelompok bersenjata Sulu, Filipina, di Sabah.

Angka ini adalah korban terbesar dalam satu hari sejak 200-an anggota Tentara Kesultanan Sulu mendarat di Sabah bulan lalu.

Kepala Kepolisian Nasional Malaysia Ismail Omar mengatakan, polisi dan militer Malaysia yang memburu anggota kelompok bersenjata itu kemudian terlibat baku tembak yang berujung pada tewasnya ke-31 orang Filipina itu.

"Tak ada warga Malaysia yang menjadi korban," tambah Ismail.

Sejauh ini, lanjut Ismail, sebanyak 52 warga Filipina tewas akibat baku tembak di Sabah yang mereka klaim sebagai wilayah Kesulatanan Sulu itu.

Sementara itu, dari pihak Malaysia, delapan orang polisi tewas di berbagai lokasi di Sabah, negara bagian paling timur Malaysia.

Sebelumnya, Pemerintah Malaysia menolak seruan gencatan senjata yang dilayangkan Sultan Jamalul Kiram III. Malaysia meminta kelompok bersenjata Sulu meletakkan senjata dan menyerah tanpa syarat.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X