Kompas.com - 05/03/2013, 18:36 WIB
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com — Juru bicara Kesultanan Sulu, Abraham Idjirani, Selasa (5/3/2013), mengklaim bahwa pasukannya di Negara Bagian Sabah selamat dari serangan udara dan darat yang digelar Angkatan Bersenjata Malaysia.

"Mereka mendengar banyak suara ledakan dan melihat dua bom dijatuhkan pesawat tempur Malaysia," kata Abraham Idjirani di Manila.

"Namun, pengeboman itu jauh dari lokasi persembunyian orang-orang kami," tambah Idjirani.

Idjirani menambahkan, dia sudah berbicara dengan pemimpin Tentara Kesultanan Sulu di Sabah lewat telepon pada pukul 15.00 waktu setempat.

"Mereka baik-baik saja," ujar Idjirani.

Idjirani memaparkan, sekitar 200 orang pengikut Sultan Sulu yang masih berada di Sabah sudah pergi dari lokasi yang menjadi sasaran serangan udara Malaysia.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Nasional Malaysia mengatakan, mereka akan menggelar operasi pembersihan untuk mencari jasad militan yang tewas.
Namun, kepolisian Malaysia tidak menutup kemungkinan beberapa dari mereka lolos dari serangan udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.