Kompas.com - 05/03/2013, 12:53 WIB
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com — Pasukan penjaga pantai Jepang, Selasa (5/3/2013), menahan seorang kapten kapal nelayan China karena dianggap menangkap ikan secara ilegal di zona ekonomi eksklusif Jepang.

Kapal nelayan dengan 11 orang awak itu terpantau sebuah kapal patroli penjaga pantai Jepang dalam jarak 44 kilometer sebelah timur laut Pulau Miyako di Kepulauan Okinawa.

Kapten kapal yang berusia 44 tahun, yang namanya belum diinformasikan, ditahan dengan tuduhan menangkap ikan di wilayah Jepang tanpa izin.

"Setelah mendapat laporan dari pesawat terbang pengintai, tiga kapal patroli kami mendekati kapal China itu. Kini mereka sedang menuju Miyako membawa kapal China itu," kata juru bicara Pasukan Penjaga Pantai Jepang.

Insiden ini muncul di tengah sengketa kepemilikan Kepulauan Senkaku antara Jepang dan China. Pulau Miyako sendiri terletak sekitar 210 kilometer dari pulau terbesar di Kepulauan Senkaku.

Pada awal Februari lalu, Jepang juga menangkap kapal China lain dengan tuduhan sama, yaitu menangkap ikan secara ilegal. Kapten kapal itu dibebaskan setelah membayar uang jaminan.

Sesuai undang-undang Jepang, pelanggaran di wilayah zona ekonomi ekslusif sejauh 200 mil laut dari pantai bisa dikenakan hukuman denda hingga 109.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.