Kompas.com - 04/03/2013, 11:44 WIB
EditorErvan Hardoko

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Jika Anda kebingungan memberi nama calon anak yang akan lahir maka cara yang digunakan Natasha Hill (26), seorang ibu muda asal Los Angeles, Amerika Serikat ini mungkin bisa ditiru.

Natasha, seorang guru seni, akan melahirkan bayinya npada September mendatang. Meski demikian, saat ini dia sudah mulai memikirkan nama bayinya itu. Awalnya dia akan memberi nama Katorah atau yang berarti musim dingin.

Sayangnya, Nastasha merasa belum "mantap" dengan nama yang direncanakannya. Sehingga, Natasha memutuskan ikut sebuah kompetisi yang digelar Belly Ballot, sebuah organisasi yang berpusat di Austin, Texas.

Menurut situs resmi organisasi itu akan menggalang nama bayi dari para pemilih. Belly Balot dan sponsor kompetisi akan mengajukan 10 usulan nama -lima nama anak laki-laki dan lima nama anak perempuan.

Nama yang paling banyak dipilih akan menjadi nama bayi Natasha Hill, setidaknya sampai anak itu berusia 18 tahun. Pendiri Belly Ballot, Lacey Moler menjami pihaknya tidak akan menyediakan nama-nama yang terlalu "gila" untuk dipilih.

"Saya kira ini adalah ide yang unik. Saya sangat senang menunggu hasil akhirnya" kata Natasha lewat blog Belly Ballot.

"Konsep Belly Ballot adalah hubungan sosial dan bersenang-senang. Saya tak sabar melihat nama apa yang dipilih untuk anak saya," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, suami Natasha tak seantusias istrinya. Dia khawatir para pemilih tak tahan untuk tidak memilih nama-nama yang gila dan aneh.

Natasha menyatakan dia tidak akan melihat hasil voting ini hingga hasilnya diumumkan pada 18-22 Maret mendatang. Natasha khawatir jika dia terlalu sering memantau maka dia akan kecewa dengan pilihan warga.

Namun, kompetisi ini bukannya tanpa pro dan kontra. Sebagian orang menyatakan kontes memberi nama untuk bayi ini tidak pantas dilakukan.

"Ini gila. Anda haru malu kepada diri sendiri. Apa yang akan Anda katakan jika suatu saat anak Anda bertanya soal asal usul namanya? Jangan lakukan ini, nanti Anda menyesal," kata seseorang yang menulis di blog Belly Ballot.

"Jangan salah paham. Saya juga akan menggunakan uang hadiahnya, tapi saya tetap berpikir ini berlebihan," kata orang lainnya.

Apapun kata orang, Natasha tetap pada pendiriannya. Sebab dia tak hanya akan mendapatkan nama untuk anaknya kelak. Dia juga akan mendapatkan hadiah uang sebesar 5.000 dolar AS atau hampir Rp 50 juta.

Natasha mengatakan dia akan menggunakan uang itu untuk membayar utang kartu kredit dan sisanya ditabung untuk pendidikan anaknya di masa depan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X