Kompas.com - 02/03/2013, 09:26 WIB
EditorKistyarini

Namun, India sudah 20 tahun mencanangkan ”look east policy”. Pemerintah India secara rutin menjalankan program Dialog Delhi setiap tahun, ajang untuk mendekatkan India-ASEAN, sebagaimana dinyatakan Menteri Luar Negeri India Salman Khurshid.

Semoga langkah ini memudahkan pembinaan hubungan dan membuat regulator Indonesia semakin mudah menerima pebisnis India serta sebaliknya. Korporasi farmasi India gagal meraih kesempatan bisnis di Indonesia karena regulasi ketat walau perusahaan farmasi India menawarkan obat yang jauh lebih murah.

Apa arti dan kesempatan peningkatan hubungan itu bagi rakyat kedua negara di luar kepentingan bisnis? Semakin banyak warga India berkunjung ke Indonesia, sekitar 150.000 orang per tahun, terutama ke Bali.

Banyak universitas di India yang berkualitas dan menjadi alternatif sekolah bagi pelajar Indonesia, yang selama ini cenderung memilih Eropa, Amerika Serikat, dan Australia. ”Kita mulai memberi beasiswa bagi pemuda dan akan meningkatkannya,” kata Singh.

Para dosen dan universitas di India sangat antusias membuka jaringan di Indonesia meski belum mulus.

Keseriusan pemerintah kedua negara dan kontak intensif warga tampaknya diperlukan untuk mewujukan potensi yang nyata.

”Negara dan rakyat Anda terkait hubungan darah dan budaya di awal sejarah. Kata ’India’ pastilah bagian dari kehidupan kami karena tiga huruf awalnya juga menjadi nama yang kami pilih untuk bumi pertiwi dan ras kami,” demikian tulisan Soekarno kepada Nehru, 17 Agustus 1946, yang dikutip kembali di situs The Hindu Times edisi 25 Januari 2011 oleh mantan Dubes India untuk Indonesia Navrekha Sharma.

Tampaknya impian Soekarno-Nehru seperti kembali hidup. (Simon Saragih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.