Kompas.com - 28/02/2013, 19:49 WIB
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia dituduh gagal melindungi pemeluk agama minoritas di tengah kekerasan dan intoleransi yang dikatakan meningkat akhir-akhir ini.

Tuduhan ini tercantum dalam laporan terbaru organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW).

HRW mendesak Presiden Yudhoyono untuk mengambil tindakan tegas dan menghukum para pelaku serangan terhadap pemeluk agama minoritas tanpa pandang bulu.

"Jika pemerintah tidak tegas mengatasi kasus kekerasan dan intoleransi agama ini, kita mungkin akan melihat masyarakat Indonesia menjadi kurang memiliki tenggang rasa," kata Phelim Kine, Wakil Direktur HRW untuk kawasan Asia.

HRW juga khawatir kasus-kasus tersebut akan berdampak pada investasi di Indonesia.  

Kelompok militan

Kelompok penekan ini menyatakan adanya peningkatan serangan terhadap orang-orang Kristen, Buddha, dan Islam yang minoritas, seperti Syiah dan Ahmadiyah, serta banyak di antaranya yang dilakukan kelompok militan Islam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut HRW, para penyerang mendasarkan aksi mereka berdasarkan intepretasi ajaran Islam Sunni yang sangat konservatif.

Lebih 100 orang dengan latar belakang agama yang berbeda diwawancara oleh para peneliti HRW.

Organisasi yang berkantor pusat di New York ini menyatakan sering pelaku serangan hanya mendapatkan hukuman ringan atau tidak dihukum sama sekali.

Menanggapi laporan ini, Pemerintah Indonesia mengatakan secara umum kerukunan kehidupan beragama masih kuat.

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.