Kompas.com - 26/02/2013, 10:35 WIB
EditorErvan Hardoko

Sarah sangat gembira bisa menemukan kembali cincinnya. Dia lalu memberikan semua uang di dalam dompetnya kepada Billy Ray.

"Itu seperti sebuah keajaiban. Awalnya saya yakin tak akan bisa mendapatkan kembali cincin itu," kenang Sarah.

Lalu kenapa seorang tunawisma miskin seperti Billy Ray memilih tidak langsung menjual cincin yang diyakininya sangat mahal itu? Ternyata alasannya sangat sederhana. Billy Ray masih memegang teguh ajaran sang kakek.

"Kakek saya seorang pendeta. Dia membesarkan saya sejak saya berusia enam bulan. Dan saya masih ingat semua ajarannya,"  ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.