Kompas.com - 22/02/2013, 17:47 WIB
EditorErvan Hardoko

"Namun, sensor inframerah tetap saja sulit mendeteksi sebuah mobil yang ditaruh di bawah tenda di malam hari. Sebab, suhunya akan sama dengan suhu di sekitarnya," papar Leighton.

Tokoh asal Yaman

Penulis dari dokumen yang ditemukan di Timbuktu itu adalah Abdallah bin Muhammad. Ia adalah komandan senior Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) di Yaman.

Dokumen ini kali pertama dipublikasikan di situs milik kelompok itu pada 2 Juni 2011, sebulan setelah kematian Osama bin Laden. Demikian pemaparan seorang pakar dari Universitas Toulouse, Perancis, Mathiey Guidere.

"Dokumen ini menunjukkan fakta bahwa Al Qaeda mengetahui bahwa AS memiliki basis rahasia drone di Niger dan mereka bersiap menghadapi itu," kata Mathieu.

"Mereka sudah mempersiapkan ini sejak lama," tambah dia.

Beberapa tips, sambung Mathieu, tampaknya datang langsung dari Osama bin Laden. Misalnya, tips bersembunyi di bawah pohon rindang.

Taktik bersembunyi di bawah pohon juga dilakukan para pejuang Al Qaeda di Mali saat drone Perancis melintas, seperti disampaikan sejumlah warga kota Diabaly, Mali. Demikian pula di Timbuktu, taktik ini digunakan untuk menghindari pantauan drone.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang warga Timbuktu, Mustapha al-Housseni, mengatakan, dia mendengar suara pesawat terbang mendekat. Di saat bersamaan, pemimpin Al Qaeda di kawasan itu, Abou Zied, bergegas memarkir mobilnya di bawah sebuah pohon besar di depan bengkel milik Mustapha.

"Dia dan anak buahnya turun dari mobil dan berlindung di bawah kanopi bangunan. Sementara itu, saya dan karyawan saya lari sejauh-jauhnya," kata Mustapha.

Di beberapa tempat di Mali, para pejuang Al Qaeda bahkan melapisi kendaraan mereka dengan lumpur untuk menghindari dari kemungkinan terdeteksi drone. Semua kesaksian itu menunjukkan, Al Qaeda dengan cerdik bisa beradaptasi untuk mengatasi teknologi militer yang jauh lebih canggih.

Dokumen itu juga menunjukkan adanya koordinasi antara Al Qaeda di berbagai wilayah yang meningkatkan kekhawatiran di kalangan para pakar keamanan.

 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.