Kompas.com - 21/02/2013, 15:46 WIB
EditorErvan Hardoko

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Paus Benediktus XVI kemungkinan besar akan menerbitkan dekret yang akan mempercepat proses konklaf untuk memilih Paus baru sebelum pertengahan Maret. Demikian pernyataan Vatikan, Rabu (20/2/2013).

"Paus tengah mempertimbangkan sebuah motu proprio (dekret) dalam beberapa hari ini untuk memperjelas sejumlah aspek tertentu terkait konklaf," kata juru bicara Vatican, Federico Lombardi.

Sejarawan Ambrogio Piazzoni mengatakan, Paus adalah satu-satunya orang yang bisa memutuskan hingga menit terakhir saat dia resmi meletakkan jabatan pada 28 Februari.

Sesuai dengan Konstitusi Gereja Katolik yang disebarluaskan Paus Yohanes Paulus II pada 1996, konklaf harus dimulai 15-20 hari setelah sede vacante atau kursi kosong kepausan.

Penundaan itu dilakukan untuk memberi waktu para kardinal di seluruh dunia datang ke Vatikan untuk melangsungkan pemilihan Paus baru.

Namun, dalam kasus Benediktus XVI, sudah banyak kardinal yang berada di Roma untuk mempersiapkan perpisahan dengan Paus.

Dalam proses konklaf nanti diharapkan 117 kardinal hadir dan bertemu di Kapel Sistine hingga dua pertiga dari mereka menyetujui nama Paus baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diharapkan pada perayaan Paskah di akhir Maret nanti Gereja Katolik Roma sudah memiliki pemimpin baru.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.