Kompas.com - 15/02/2013, 22:31 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BANGKOK, KOMPAS.com Berciuman yang berlangsung selama dua hari yang dilakukan pasangan suami-istri di Thailand menjadi catatan rekor baru dunia berciuman terlama.

Aksi berciuman ini berlangsung saat hari Kasih Sayang alias Valentine's Day di Bangkok, Thailand.

Pihak penyelenggara pada Jumat (15/2/2013), sebagaimana dilaporkan kantor berita AP, menyatakan bahwa petugas satpam rumah sakit, Ekkachai Tiranarat (44), dan istrinya, Laksana (33), seorang ibu rumah tangga, saling berciuman selama 58 jam, 35 menit, dan 58 detik.

Rekor ini melampaui rekor yang diciptakan tahun lalu. Pasangan Tiranarat dan Laksana berciuman lebih lama delapan jam dibandingkan rekor berciuman sebelumnya.

Lomba berciuman mesra berkenaan dengan Hari Kasih Sayang ini termasuk cukup ketat. Para peserta harus tetap berciuman sambil berdiri. Makanan dan minum hanya diberikan menggunakan sedotan. Bahkan, saat ke toilet pun mereka harus tetap berciuman.

"Mereka sempat dehidrasi karena tidak tidur selama dua setengah hari. Mereka langsung lemas karena terus berdiri," ujar Sompron Naksuetrong, wakil presiden pengatur perhelatan "Ripley's Believe It or Not" kepada kantor berita AFP.

Acara lomba berciuman berjulukan "The Kissathon" berakhir sebelum tengah malam pada Hari Kasih Sayang. Pemenang lomba berciuman ini hanya unggul dua menit, dibandingkan pemenang tahun lalu yang ternyata adalah pasangan sesama pria. Pasangan ini pingsan dua menit lebih cepat dari pemenang Tiranarat dan Laksana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasangan pemenang lomba berciuman ini memenangkan hadiah 100.000 baht atau sekitar Rp 33 juta, serta ditambah dua cincin berlian. Pihak penyelenggara menegaskan tak bermaksud mengadakan lomba ini di Thailand lagi, setelah tiga tahun mencetak rekor baru. Mereka kini menunggu adanya penantang baru dari negara lain.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X