Kompas.com - 11/02/2013, 22:45 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

LONDON, KOMPAS.com — Kardinal Francis Arinze dari Nigeria (Afrika), Kardinal Peter Turkson dari Ghana, dan Kardinal Marc Ouellet dari Kanada merupakan sejumlah kardinal yang disebutkan petaruh William Hill dari London, Inggris sebagai yang berpeluang menggantikan jabatan Paus yang ditinggalkan Paus Benediktus XVI.

Paus Benediktus mengundurkan diri mulai 28 Februari mendatang dengan alasan kesehatan yang menurun di usianya yang 85 tahun. Petaruh William Hill hari Senin (11/2/2013) sebagaimana dikutip kantor berita AFP menyebutkan Kadinal Arinze berusia 80 tahun menjadi favorit mengantikan Paus Benediktus XVI. Peluang Arinze 2-1 diikuti peluang Kardinal Turkson dengan taruhan 5-2.

Petaruh lainnya, Coral, juga memasang Kardinal Arinze berpeluang menjadi pemimpin umat Katolik sedunia dengan peluang 7-4, diikuti Kardinal Turkson dengan 2-1, dan Kardinal Quellet di posisi ketiga dengan 5- 1.

Petaruh juga memasang nama lainnya, yakni Uskup Agung Angelo Scola dari Italia dengan 8-1 dan diikuti Kardinal Oscar Rodriguez Maradiaga dari Honduras dengan perbandingan 10-1. Petaruh dari Irlandia, Paddy Power, menyebutkan Kardinal Ouellet favorit dengan perbandingan 5-2, diikuti Arinze dengan perbandingan 3-1, dan Turkson dengan perbandingan 4-1.

Pada saat pemilihan paus (konklaf), para kardinal memilih Joseph Ratzinger yang kemudian menjadi Paus Benediktus XVI. Waktu itu Arinze termasuk salah satu yang difavoritkan menjadi, paus mengantikan Paus Johanes Paulus II.

"Saat kami membuka taruhan terakhir tahun 2005, Francis Arinze menjadi favorit," ujar juru bicara William Hill kepada AFP."

"Hasil yang ada ternyata memilih Joseph Ratzinger yang kemudian memilih nama Paus Benediktus XVI yang ketika itu juga masuk dalam favorit, masuk dalam tiga besar," ujarnya. Ketika Ratzinger menjadi Paus, Arinze menjadi kardinal untuk wilayah Velletri-Segni (Wilayah keuskupan dekat Roma) yang ditinggalkan Ratzinger. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisa saja kejadian ini akan terjadi lagi sekarang. Seperempat kardinal dapat saja memilih paus seorang Italia. Paus Benediktus XVI adalah orang Jerman, dan Paus Johanes Paulus II sebelumnya orang Polandia. Kardinal Arinze dan Turkson adalah Kepala Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian dan merupakan kardinal yang progresif di antara 18 kardinal asal Afrika dalam perkumpulan kardinal di Vatikan.

Sementara itu, Kardinal Ouellet adalah seorang teologia yang dihormati yang memimpin uskup-uskup sedunia dan dikenal sebagai seorang konservatif modern. Dia juga sering disebut di lingkungan Vatikan sebagai kardinal yang berpeluang mengantikan Paus Benediktus XVI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.