Kompas.com - 04/02/2013, 10:46 WIB
EditorLatief

MINNEAPOLIS, KOMPAS.com — Rumah-rumah besar, mobil-mobil eksotis, kapal pesiar, dan perjalanan keliling dunia bukan lagi sekadar impian, setidaknya bagi Shakopee Mdewakanton, suku asli (Indian) Amerika Serikat terkaya. Perkiraan terbaru mengungkapkan bahwa komunitas suku kecil dengan 480 anggota tersebut mendapatkan penghasilan 1 miliar dollar AS setiap tahun hanya dari bisnis dua kasinonya.

Kedua kasino tersebut berada di luar Minneapolis, yaitu di Miystic Lake dan Little Six. Bahkan, Shakopee Mdewakanton tidak hanya memiliki dua kasino. Dengan berkembangnya industri tersebut, suku ini juga memiliki lapangan golf bertaraf kejuaraan, hotel 600 kamar, dan lokasi konser.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendapatan sebesar 1 miliar dollar AS tersebut jika dibagi dengan rata untuk setiap anggota suku menjadi 84.000 dollar AS atau Rp 815,5 juta per bulan. Pendapatan sebesar ini tidak mendapatkan potongan pajak lantaran mereka tinggal di atas tanah reservasi.

"Kami memiliki tingkat pengangguran 99,2 persen," ujar Stanley Crooks, kepala suku Shakopee Mdewakanton kepada New York Times.

"Semuanya sukarela," ujarnya. 

Di lokasi ini, sekarang terdapat beberapa mansion atau rumah besar dan mewah di atas tanah suku tersebut. Selain itu, gudang-gudang besar juga telah mereka bangun untuk menampung mobil, kapal, dan barang-barang berharga lain milik anggota suku yang kaya raya.

Namun, meski keuntungan yang dimiliki suku ini seakan tidak ada habisnya, banyak anggota suku akhirnya membangun rumah kedua di luar daerah reservasi. Mereka mengirim anak-anak mereka ke sekolah swasta, membuat peternakan, atau merantau keliling dunia.

Anggota suku mulai merasa terancam lantaran ada harga yang harus mereka bayar atas kekayaan mereka. Salah satu ancaman itu adalah mereka tidak mampu mendidik anak mengenai nilai dari kekayaan. Cara hidup tradisional juga masih dipromosikan di atas tanah reservasi.

Donasi

Shakopee Mdewakanton mengalami pembantaian besar-besaran dalam Perang AS-Dakota pada 150 tahun lalu. Mereka tidak mungkin melupakan bagaimana nenek moyang mereka secara brutal mengalami pembantaian.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.