Kompas.com - 01/02/2013, 12:06 WIB
EditorEgidius Patnistik

Khan tidak menyangka akan mendapatkan dukungan dari seluruh dunia. Dia mengatakan telah dihubungi oleh puluhan orang dari berbagai negara, termasuk Inggris, Australia, India, Pakistan, Perancis, dan Jerman. Informasi mengenai kelompok ini telah diterjemahkan ke dalam 22 bahasa.

Melalui jejaring sosial ini, Jess Rhodes terlibat. Rekannya, Widyan Al Ubudy, tinggal di Australia dan meminta teman Facebook-nya untuk ikut terlibat.

Reaksi

"Reaksi langsung dari orangtua saya adalah mempertanyakan, apakah ini ide yang baik," kata Rhodes, yang memutuskan untuk menggunakan jilbab selama satu bulan. Mereka khawatir saya akan diserang di jalanan karena adanya kesenjangan toleransi."

Rhodes juga khawatir dengan reaksi ini. Namun setelah delapan hari menggunakan jilbab, dia terkejut dengan situasi positif yang dialaminya. "Saya tidak dapat menjelaskan, tetapi orang-orang sangat membantu, terutama di toko-toko," kata dia.

Esther Dale (28), yang tinggal di negara bagian California, AS, merupakan seorang perempuan non-Muslim lain yang mencoba menggunakan jilbab pada hari ini.

Ibu dari tiga anak ini diberi tahu oleh seorang temannya yang merupakan seorang hijabi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai penganut Mormon, Dale paham pentingnya keyakinan dalam kehidupan sehari-hari, dan tuduhan yang didapat karena pakaian yang dikenakan. Dia mengetahui stigma terhadap penutup kepala dan berharap kesempatan ini dapat digunakan untuk menghapusnya.

"Saya mengetahui mengenai kesantunan dalam perilaku, tidak hanya pakaian; dan hanya merupakan asumsi yang salah jika perempuan menggunakannya karena dipaksa, terutama di AS," kata dia. "Ini merupakan kesempatan yang baik untuk mendidik orang bahwa Anda tidak dapat memberikan tuduhan yang akurat terhadap seseorang berdasarkan apa yang mereka kenakan," kata Dale.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.