Kuwait Inisiasi Bantuan Global

Kompas.com - 30/01/2013, 03:07 WIB
Editor

Kuwait City, Kompas - Pemerintah Kuwait bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa menginisiasi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Suriah yang terkena dampak perang saudara.

Hari Rabu (30/1) ini, Kuwait menjadi tuan rumah konferensi internasional untuk koordinasi bantuan kemanusiaan dari negara-negara anggota PBB. Saat ini, badan-badan kemanusiaan PBB mengaku kesulitan mendanai bantuan kemanusiaan bagi rakyat Suriah.

Konferensi yang digelar di Istana Bayan tersebut akan dibuka oleh Emir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah dan dipimpin langsung Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Demikian dilaporkan wartawan Kompas Khaerudin dari Kuwait City, Selasa (29/1).

Konferensi akan membahas, antara lain, kemungkinan peningkatan jumlah dana bantuan bagi pengungsi Suriah, baik yang masih berada di negerinya maupun yang telah mengungsi ke negara tetangga.

Konferensi di Kuwait ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan revisi pendanaan yang diperlukan, sebanyak 1,5 miliar dollar AS, untuk paruh pertama tahun 2013 ini.

Sebanyak 1 miliar dollar AS di antaranya bakal digunakan untuk membantu lebih dari setengah juta pengungsi Suriah yang kini berada di Jordania, Turki, Irak, Lebanon, dan Mesir.

Sisanya akan digunakan untuk membantu lebih dari 4 juta rakyat Suriah yang masih berada di negerinya, termasuk 2 juta orang yang diperkirakan telah mengungsi.

Dalam pernyataan resmi, Sekjen PBB mengaku sangat prihatin dengan situasi kemanusiaan yang memburuk dengan cepat di Suriah. Lebih dari 5 juta warga Suriah saat ini sangat membutuhkan bantuan.

Sebagai konsekuensi situasi krisis di Suriah, Komisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) telah memperingatkan bahwa jumlah pengungsi Suriah di luar negeri bisa naik dua kali lipat menjadi 1,1 juta orang pada Juni 2013.

Musim dingin ini, banyak keluarga berjuang untuk tetap hangat, tanpa tempat tinggal yang memadai, pakaian hangat, dan alat pemanas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.