Kompas.com - 26/01/2013, 10:50 WIB
EditorEgidius Patnistik

CARACAS, KOMPAS.com — Setidaknya 50 orang tewas dan 90 orang lainnya cedera dalam bentrokan di sebuah penjara di Venezuela barat laut, Jumat (25/1/2013), kata seorang direktur rumah sakit yang berada di lokasi kejadian.

Sebagian besar mereka yang terluka di penjara Uribana di negara bagian Lara itu menderita luka tembak, kata pejabat rumah sakit itu, Ruy Madinah. Ia mengatakan, jumlah korban tewas "mencemaskan". Soalnya jumlah yang ada hanya berdasarkan pada mayat-mayat yang dibawa ke rumah sakit.

Medina mengatakan, para narapidana mulai tiba di rumah sakit tak lama sebelum tengah hari, dan bahwa 14 orang yang cedera mengalami luka cukup parah sehingga perlu dioperasi.

Iris Varela, menteri negara yang bertanggung jawab atas penjara dan rumah tahanan di Venezuela, mengatakan, kerusuhan itu pecah setelah narapidana memberontak saat otoritas penjara melakukan penyisiran guna untuk mencari senjata ilegal.

Venezuela terkenal dengan kondisi penjara-penjaranya yang menyedihkan, terutama karena penjara-penjara itu penuh sesak. Kondisi yang demikian menjadikan penjara-penjara di negara itu sebagai salah satu yang terburuk di Amerika Latin. Penjara-penjara yang ada hanya bisa menampung 14.000 napi. Namun, saat ini ada hampir 50.000 napi di balik jeruji besi di negara itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X