Kompas.com - 24/01/2013, 18:42 WIB
EditorErvan Hardoko

BAMAKO, KOMPAS.com - Kelompok pemberontak Islam Ansar Dine, yang menguasai wilayah padang pasisr luar di sebelah utara Mali, mengalami perpecahan dan faksi yang membelot, Kamis (24/1/2013) menyatakan siap untuk menggelar pembicaraan damai.

"Kami menolak semua bentuk ekstremisme dan terorisme dan kami berkomitmen untuk melawan mereka," demikian pernyataan kelompok Gerakan Islam untuk Azawad yang baru dibentuk sembari menambahkan bahwa kelompok ini menginginkan solusi damai di Mali.

Dalam pernyataan ini menyebut kelompok baru ini seluruhnya beranggotakan warga negara Mali.

"Kami menyerukan kepada pemerintah Mali dan Perancis untuk menghentikan pertempuran di zona yang kami kuasai di timur laut Kidal dan Menaka untuk menciptakan situasi perdamaian yang akan memuluskan jalan menuju sebuah pembicaraan inklusif," lanjut pernyataan itu.

Kelompok baru ini dipimpin Alghabasse Ag Intalla, seorang keturunan dari kelurga Tuareg terpandang dari Kidal. Alghabasse juga mantan perunding dari sayap moderat kelompok ini.

Selama berbulan-bulan, para perunding dari Aljazair dan negara-negara Afrika Barat mencoba membuat Ansar Dine memutuskan hubungan dengan Al-Qaeda Kawasan Maghribu (AQIM) dan gerakan jihad Afrika Barat (MUJAO).

Sementara itu, gelombang pertama dari 6.000 pasukan Afrika yang akan membantu pasukan Perancis sudah menuju ke wilayah utara Mali . Saat ini sekitar 1.000 pasukan Afrika sudah berada di Bamako, sumber dari Kementerian Pertahanan Mali mengatakan sebanyak 160 prajurit Burkina Faso sudah diberangkatkan menuju ke garis depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X