Kompas.com - 22/01/2013, 12:40 WIB
EditorEgidius Patnistik

Pangeran Harry dari Inggris terbang keluar dari Afganistan, Senin (21/1/2013) malam. Dalam wawancara untuk menandai akhir masa tugas empat bulannya sebagai pilot helikopter serang canggih Apache, Harry menegaskan, ia telah membunuh sejumlah pemberontak untuk pertama kalinya selama bertugas di Afganistan.

Saat ditanya, apakah ia membunuh orang dari kokpit helikopter seharga 40 juta pounds (Rp 615 miliar) tersebut, pangeran berumur 28 tahun itu menjawab tanpa basa-basi, "Yah, ada begitu banyak orang. Skuadron sudah berada di luar sana. Setiap orang menembak jumlah tertentu."

Dalam wawancara itu Harry membahas soal karier militernya, tentang menjadi seorang paman bagi anak dari Wiliam (kakaknya) dan Kate, serta foto-foto terkenal saat dia berkeliaran dalam kondisi telanjang di Las Vegas, AS, tak lama sebelum penempatannya di Afganistan. Ia juga mengungkapkan bahwa William cemburu karena tidak diizinkan untuk menerbangkan helikopter di Afganistan. Ia juga menduga bahwa keterampilannya dalam game di PlayStation komputer mungkin telah membuatnya menjadi pilot yang lebih baik.

Senin malam itu merupakan awal dari beberapa hari masa istirahatnya di sebuah pangkalan Inggris di Siprus sebelum kembali ke Inggris.

Dalam wawancara itu Harry menyatakan bahwa Pangeran Charles, ayahnya, selalu berusaha untuk mengingatkannya tentang siapa dirinya. Namun, ia lebih memilih untuk hidup sesuai moto sendiri, yaitu "work hard, play hard'. Dalam serangkaian wawancara selama penempatannya di Camp Bastion, dia mengisyaratkan kesulitan mendamaikan peran yang berbeda dalam hidupnya. Pangeran itu, yang dikenal sebagai Kapten Wales di tentara, menjelaskan "tiga mes"-nya. "Satu di tentara, satu dalam waktu buat diri saya sendiri, dan kemudian satu lagi bersama keluarga dan hal-hal seperti itu."

Ditanya apakah ia merasa lebih nyaman sebagai Kapten Wales ketimbang Pangeran Harry? Ia menjawab, "Tentu saja. Saya selalu seperti itu. Ayah saya selalu berusaha untuk mengingatkan saya tentang siapa saya dan hal-hal seperti itu. Tapi sangat mudah untuk melupakan siapa saya ketika saya di tentara. Semua orang memakai seragam yang sama dan melakukan hal yang sama. Saya berhubungan baik dengan para pemuda (tentara) dan saya menikmati pekerjaan saya. Sesederhana itu."

Pengakuan bahwa dia telah membunuh gerilyawan mungkin akan dijadikan Taliban untuk tujuan propaganda demi membangkitkan sentimen anti-Inggris. Namun, sang pangeran menyatakan bahwa ia tidak menyesal. Ia menyatakan, dirinya hanya melakukan tugasnya. "Menghilangkan nyawa demi menyelamatkan nyawa, itulah yang kami lakukan. Jika ada orang yang mencoba untuk melakukan hal-hal buruk terhadap orang-orang kami, maka kami akan membawa mereka keluar dari permainan."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak berada di sana karena sebuah free pass. Tugas kami di sana adalah memastikan orang-orang di darat aman dan jika itu berarti menembak seseorang yang menembak mereka, maka kami akan melakukannya."

Sebuah sumber militer senior mengatakan, "Harry menerbangkan sebuah helikopter serang dan salah satu tugas para pilot adalah menyerang. Tidak terpikirkan bagi seorang pilot helikopter tempur yang dikerahkan ke suatu tempat dan tidak punya keterlibatan dengan sejumlah musuh. Tentu saja dia telah membunuh (orang)."

Harry ditempatkan di Skuadron 662, Korps Angkatan Udara Resimen 3, di Camp Bastion di Helmand Selatan, pada September lalu. Tugas pertamanya sebagai komandan angkatan udara dipersingkat tahun 2008 ketika berita tentang penempatannya bocor di AS. Sejumlah pejabat Departemen Pertahanan Inggris menilai kelanjutan kehadirannya bisa membuat para prajurit lainnya berada dalam bahaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.