Kompas.com - 21/01/2013, 14:00 WIB
EditorEgidius Patnistik

Aksi serangan bom bunuh diri dilaporkan menyasar kantor polisi lalu lintas yang terletak di bagian barat kota Kabul, Afganistan.

Petugas mengatakan bom mobil yang disiapkan oleh pelaku serangan diledakan di luar kantor menjelang subuh dan melukai sejumlah orang serta polisi yang bertugas di sana.

Sesaat setelah ledakan tersebut sejumlah pelaku bom bunuh diri dan pelaku bersenjata menyerang gedung tersebut dan saat ini pertempuran dengan kelompok penyerang masih berlangsung.

Kelompok Taliban yang sering melakukan serangan serupa di Kabul belakangan ini telah menyatakan bertanggung jawab terhadap serangan yang terjadi di kantor polisi lalu lintas hari Senin (21/01). Klaim mereka ini telah disampaikan lewat pesan pendek yang dikirimkan ke sejumlah organisasi media.

Pada pekan lalu kelompok Taliban juga melakukan serangan ke pusat kota Kabul menyasar kantor Direktorat Keamanan Nasional dan menewaskan empat penjaga yang bertugas untuk kantor intelijen Afghanistan tersebut.

Wartawan BBC di Kabul, Bilal Sarwary yang mengutip keterangan dari polisi setempat mengatakan dalam serangan yang terjadi hari ini setidaknya ada satu anggota kelompok Taliban yang tewas dalam aksi bom bunuh diri yang diledakan di luar gerdung.

Kesiapan Pasukan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan pelaku penyerangan kedua berhasil ditembak oleh petugas namun dua pelaku penyerangan lainnya telah menerobos masuk ke dalam gedung bertingkat empat tersebut.

Kepala Kepolisian Kabul, Jenderal Ayoub Salangi kepada BBC mengatakan Pasukan Khusus Afghanistan yang dibantu tentara asing saat ini tengah berupaya untuk mengamankan kantor polisi lalintas tersebut.

Warga lokal mengatakan dua ledakan besar telah menghancurkan kaca-kaca di gedung sekitar lokasi penyerangan tersebut dan kemudian diikuti dengan serangan senjata secara sporadis dan berlanjut.

Wartawan BBC, Bilal Sarwary mengatakan letak lokasi kantor polisi lalu lintas yang dekat dengan sejumlah gedung penting lainnya seperti kantor polisi dan parlemen diduga menjadi alasan kenapa Taliban menjadikannya sebagai target serangan.

Aksi Kelompok militan yang terus melakukan serangan di Afghanistan memunculkan pertanyaan terhadap bagaimana nantinya kesiapan pasukan keamanan negara itu dalam mengatasi serangan Taliban setelah ditinggal oleh pasukan internasional pada tahun 2014 mendatang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.