Kompas.com - 20/01/2013, 10:44 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Pasukan Perancis dan Mali mengatakan berhasil merebut kembali koat Diabaly dari tangan pemberontak Islamis. Sebelumnya, terjadi baku tembak kedua pihak selama beberapa hari.

Sebelumnya, pada Kamis (17/1/2013), pasukan gabungan itu juga sukses menguasai lagi kota Konna. Pasukan berhasil mengepung pertahanan pemberontak.

Sementara itu di basis militer Mopti, tulis AP pada Minggu (20/1/2013), pasukan Mali mempersiapkan persenjataan dan kendaraan militer untuk menghadapi pemberontak. Kelompok pemberontak sempat menembus blokade militer di Mopti.

Sejak pemberontakan pecah pada akhir 2012, operasi militer internasional difokuskan ke Mali. Selain Perancis, negara-negara kawasan Afrika Barat juga mengirimkan pasukan. Menurut catatan, sampai kini, sedikitnya ada 4.000 personel militer yang dikerahkan membantu perjuangan Bamako.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.