Nama Anak Khas Surabaya Diwacanakan Jadi Aturan

Kompas.com - 18/01/2013, 03:53 WIB
Editor

Surabaya, Kompas - Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya Baktiono memunculkan wacana peraturan daerah tentang pengaturan nama anak. Setiap anak yang dilahirkan oleh warga asli Surabaya harus dibubuhi nama yang mencirikan ”Kota Pahlawan” itu.

”Harapannya, identitas warga Surabaya supaya mudah dikenali. Kami ingin supaya warga Surabaya ini tidak kehilangan identitas di tengah globalisasi,” kata Baktiono, Kamis (17/1). Ia telah menggagas peraturan daerah itu sejak 2011.

Menurut dia, ide itu muncul saat menyadari beberapa suku lain di Indonesia memiliki marga atau nama yang khas. Misalnya, warga Bali dengan nama Ketut, Putu, Nyoman, atau Made.

Nama masyarakat Jawa, kata Baktiono, kurang memiliki kekhasan. Apalagi, saat ini nama-nama keluarga di Jawa sudah banyak dikombinasikan dengan nama asing.

Baktiono mengusulkan nama yang dapat diberikan sesuai dengan perda itu bisa diambil dari nama para pahlawan, tokoh besar, atau kawasan di Kota Surabaya. Namun, formula mengenai nama-nama yang dapat dipakai harus dibahas terlebih dahulu bersama tokoh, budayawan, dan akademisi di Surabaya supaya lebih tepat dan pantas.

Dalam perda itu, pemberian nama masih merupakan hak dari orangtua. Kendati demikian, orangtua wajib memilih dan membubuhkan nama-nama yang telah disepakati dalam perda tersebut. Perda ini tidak mengikat bagi warga luar Surabaya yang melahirkan anak di kota itu.

”Ide seperti itu tidak masuk akal, dangkal, dan berlebihan,” kata Akhudiat, budayawan asal Surabaya. Pemberian nama merupakan hak pribadi orangtua dan tidak dapat dicampuri orang lain apalagi pemerintah. Nama seorang anak juga merupakan doa dari orangtua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Akhudiat, mempertahankan budaya daerah dengan mengatur nama anak terlalu sempit dan keliru. Nama khas masyarakat lain seperti di Bali, misalnya, juga tidak bisa ditiru karena itu sudah merupakan budaya masyarakat Bali. (DEN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.