Militan Somalia Akan Eksekusi Sandera Perancis

Kompas.com - 16/01/2013, 17:44 WIB
EditorErvan Hardoko

MOGADISGHU, KOMPAS.com - Kelompok militan Somalia Al-Shabab, Rabu (16/1/2013), dikabarkan telah memutuskan untuk mengeksekusi agen intelijen Perancis Denis Allex yang sudah mereka tahan selama tiga tahun. Akhir pekan lalu, pasukan Perancis berusaha membebaskan Allex, namun gagal.

Al-Shabab memastikan keputusan mengeksekusi Allex adalah untuk membalas kematian puluhan Muslim yang dibunuh Perancis dalam operasi penyelamatan Allex.

Al-Shabab juga mengatakan Perancis juga terus membunuh Muslim di seluruh dunia, membuat kebijakan anti-Islam di dalam negeri, dan operasi militer Perancis di Afganistan serta yang terakhir di Mali.

Operasi pembebasan Allex akhir pekan lalu merupakan kegagalan total yang justru mengakibatkan dua prajurit Perancis tewas, meski dalam operasi itu 17 anggota militan Somalia juga tewas.

Perancis hanya mampu membawa pulang satu jenazah tentaranya yang tewas. Sementara, satu jenazah lain yang diklaim Al-Shabab sebagai komandan operasi, dipamerkan di akun Twitter kelompok itu.

Sejumlah sumber di Somalia mengatakan salah satu penyebab kegagalan operasi pembebasan itu karena militan mendapatkan peringatan terkait rencana penyerbuan Perancis itu.

Kemenhan Perancis mengakui kegagalan itu karena pasukan Perancis, meremehkan kemampuan militan Somalia. Dalam operasi itu Perancis mengirim 50 prajurit dengan bantuan lima unit helikopter serta sejumlah "bantuan" dari Washington.

Dennis Allex adalah warga Perancis yang paling lama disandera di luar negeri. Politisi Kolombia-Perancis Ingrid Betancourt disandera selama enam tahun oleh kelompok bersenjata Kolombia, sebelum dibebaskan pasukan khusus Kolombia pada 2008 lalu.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X