Kompas.com - 11/01/2013, 21:04 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Dewan Keamanan PBB, Jumat (11/1/2013), menyerukan agar pasukan internasional segera dikirim ke Mali untuk membantu militer Mali merebut kembali wilayah utara negei itu yang saat ini dikuasai kelompok militan Islam.

Pertempuran terbaru di Mali memicu kekhawatiran Barat bahwa kelompok militan yang terkait Al-Qaeda yang saat ini menguasai wilayah sebesar Perancis akan merebut lebih banyak wilayah lagi. Pada ujungnya akan mengubah Mali menjadi semacam Afganistan saat dikuasai Taliban.

Para diplomat di PBB mengatakan presiden interim Mali Dioncounda Traore sudah meminta bantuan Perancis dan Sejken PBB Ban Ki-moon.

"Pada dasarnya beliau mengatakan:"Perancis, tolong," kata Dubes AS untuk PBB Susan Rice, menggambarkan isi surat Traore.

Sementara itu di ibu kota Mali, Bamako, seorang pejabat pemerintah Mali mengatakan bahwa militer Perancis dan sejumlah negara Eropa membantu pemerintah Mali untuk melakukan serangan balik terhadap militan Islam yang diluncurkan, Jumat (11/1).

"Militer Eropa, termasuk Perancis, sudah berada di Mali untuk memukul mundur upaya militan yang hendak maju ke selatan," ujar pejabat yang tak ingin disebutkan namanya itu.

"Kami tak akan menyebut jumlah personil atau lokasi basis mereka, atau perlengkapan yang mereka gunakan," tambah pejabat itu.

"Yang penting mereka sudah di sini. Kami berterima kasih kepada negara-negara ini yang memahami bahwa kami sedang berperang melawan teroris," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.