Kompas.com - 11/01/2013, 17:08 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com Sekitar 500 terpidana di penjara-penjara Kamboja mendapat pembebasan atau pengurangan masa hukuman saat perhelatan kremasi jenazah Pangeran Norodom Sihanouk pada 4 Februari mendatang. Informasi mengenai hal ini disampaikan Menteri Kehakiman Kamboja Ang Vong Vathana di Phnom Penh sebagaimana warta AP pada Jumat (11/1/2013).

Kelak, kata Vathana, Raja Kamboja Norodom Sihamoni akan meneken surat penetapan itu. Sihamoni adalah anak kandung mendiang Norodom Sihanouk.

Sementara itu, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan prioritas pembebasan ataupun pengurangan masa tahanan diberikan kepada narapidana yang berusia lanjut, yang sakit, ata narapidana yang punya anak bayi.

Norodom Sihanouk wafat karena sakit di Beijing pada 15 Oktober 2012. Kala itu, usianya sudah 90 tahun.

Sekarang, jasad Norodom Sihanouk disemayamkan di Istana Kerajaan Kamboja. Masyarakat masih diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Nantinya, pembakaran jenazah Norodom Sihanouk akan dihelat di lapangan Meru. Lokasinya tak jauh dari Istana Kerajaan Kamboja.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.