Yakuza, Organisasi Kriminal Paling Kaya di Dunia

Kompas.com - 10/01/2013, 20:56 WIB
EditorErvan Hardoko

KOMPAS.com - Sindikat kejahatan, di Indonesia mungkin kita sebut kelompok preman, paling kaya di dunia mungkin ada di Jepang. Menurut catatan polisi Jepang ada 22 kelompok besar kejahatan (yakuza) di Jepang dan yang palig besar adalah Yamaguchi-gumi. Kini disebut Rokudaime Yamaguchi-gumi, generasi keenam Yamaguchi-gumi.

Jumlah anggota Yamaguchi-gumi per Juni 2011 menurut catatan kepolisian Jepang sebanyak 17.300 orang. Namun hasil wawancara khusus wartawan Sankei 1 Oktober 2011, langsung dengan sang pemimpin, Kenichi Shinoda atau Shinobu Tsukasa (70), menuliskan  kemungkinan anggota Yamaguchi-gumi mencapai 500.000 orang termasuk keluarga besar geng-geng yang ada di bawahnya.

Kekuatan personel memang luar biasa, tetapi kekuatan keuangan ternyata di luar dugaan, raksasa, bisa miliaran dollar AS. Tanggal 23 Februari 2012,  John O Brennan, Asisten Keamanan Nasional untuk Presiden Obama beserta semua pimpinan polisi dan militernya, mengumumkan pemblokiran masuk orang nomor satu dan nomor dua Yamaguchi-gumi, Kiyoshi Takayama (65) serta pemblokiran dana mereka di Amerika Serikat yang jumlahnya miliaran dolar AS. Itulah yang diumumkannya.

Pemblokiran rekening bank ini bukan pertama kali. Bulan Desember 2003, Credit Suisse Bank juga mengumumkan pemblokiran dana 52 juta dolar AS milik Tsukasa tersebut.

Jumlah dana kelompok Yamaguchi-gumi dari dua negara itu saja sudah miliaran dolar AS, plus yang disimpan di negara lain, kemungkinan ada, sebagai tempat pencucian uang serta tentu di dalam negeri Jepang yang tak diketahui jumlahnya.

Penghasilan Yamguchi-gumi diakui Tsukasa dari dunia hiburan, kargo, perusahaan konstruksi. Bahkan strategi barunya untuk ke luar Jepang  karena sangat banyak perusahaan Jepang kini berada di luar negerinya.

Dari perjudian saja setiap hari mungkin bisa dapat 100 juta yen atau sekitar Rp 11, 7 miliar (kurs Rp 117 per yen) hasil setoran berbagai pihak, ungkap salah seorang sumber penulis. Belum lagi hasil pemerasan terhadap berbagai perusahaan besar.

Pada 20 November 2012, pengadilan negeri Tokyo melakukan persidangan tuntutan sebuah asosiasi bisnis di Kyoto yang merasa diperas oleh orang nomor dua Yamaguci-gumi, Takayama, sebesar 40 juta yen (Rp 4,6 miliar). Tentu saja pengacaranya membela dan mengatakan hal itu sama sekali tidak benar. Hasil keputusan sidang yang dipimpin hakim Akihiro Ogura  itu baru akan disampaikan tahun ini.

Hasil memeras satu perusahaan saja bisa mendapat 40 juta yen, bisa dibayangkan 1.000 perusahaan yang "menyetor" dengan mudah 40 miliar yen diperoleh income  dari berbagai perusahaan Jepang.

Tidak heran Tsukasa gemar menggunakan pakaian mewah dan trendi, termasuk saat dilepas dari penjara 9 April tahun lalu. Tsukasa, menggunakan topi coklat mahal, dasi ungu, syal oranye tua mirip warna topinya, jaket dengan merek mahal, sepatu kulit mengkilat dengan kaos kaki merah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X