Kompas.com - 09/01/2013, 22:49 WIB
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Kepolisian Pakistan, Rabu (9/1/2013), menyatakan telah menahan lima anggota Taliban yang diduga terlibat pembunuhan sukarelawan polio dan merencanakan serangan ke bandara Karachi.

"Kami menangkap lima orang dari kota Ittehad di sebelah barat Karachi, hari ini. Mereka diduga terlibat pembunuhan empat dari lima sukarelawan polio di Karachi bulan lalu," kata seorang perwira polisi senior, Ghulam Shabbir Shaikh.

Sejumlah kelompok bersenjata di Pakistan bulan lalu membunuh sembilan orang pekerja kesehatan yang memberikan vaksinasi polio. Lima orang sukarelawan tewas dibunuh di Karachi. Serangan itu akhirnya membuat PBB menunda semua kegiatan pemberantasan polio di Pakistan.

"Mereka adalah anggota Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Mereka juga berencana menyerang bandara Karachi dan sasaran lain untuk menciptakan kepanikan dan kekacauan," tambah Ghulam.

Sejauh ini tak ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan terhadap para sukarelawan polio. Namun, tahun lalu TTP melarang pemberian vaksin polio di Provinsi Waziristan, karena menganggap proyek itu adalah kegiatan mata-mata terselubung.

Karachi adalah kota terbesar di Pakistan dengan jumlah penduduk 18 juta orang. Pelabuhannya yang terletak di Laut Arab menjadi pintu bagi AS dan NATO untuk memasok kebutuhan perang di Afganistan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.