Kompas.com - 09/01/2013, 12:08 WIB
EditorReza Wahyudi

nokiaandme Ilustrasi

KOMPAS.com - Pada akhir Oktober 2012 lalu, tersiar kabar mengenai dibukanya lowongan pekerjaan untuk pengembang perangkat lunak Linux oleh Nokia. Publikasi ini memunculkan spekulasi, Nokia serius pada pengembangan sistem operasi Android, yang inti programnya (kernel) berbasis Linux.

Beberapa hari berselang, rumor ini langsung dibantah oleh Nokia. Menurut Doug Dawson, Media Relation Nokia, perekrutan pengembang perangkat lunak (developer) Linux dilakukan untuk mengembangkan aplikasi peta digital Here.

Spekulasi mengenai penggunaan sistem operasi Android di perangkat Nokia pun mulai mereda.

Namun, beberapa bulan berselang, rumor seputar kemungkinan penggunaan Android di perangkat Nokia kembali berkembang. Kali ini, bos besar Nokia sendiri, Stephen Elop, yang mengembangkan spekulasi tersebut.

Dikutip dari situs teknologi Gizmodo, Rabu (9/1/2013), dalam sebuah wawancara dengan media asal Spanyol El Pais, Elop menyatakan, Nokia saat ini masih mengandalkan Windows Phone sebagai senjata mereka dalam bersaing di pasaran smartphone. Namun, mereka sudah mulai memikirkan pengembangan proyek selanjutnya.

"Kami selalu memikirkan apa yang akan datang kemudian, apa yang akan menjadi peran dari HTML 5, Android. HTML5 bisa membuat platform sendiri, menjadi Android, Windows Phone atau yang lainnya, tidak relevan di masa depan, tetapi ini terlalu cepat (untuk dikatakan). Hari ini kami berkomitmen dan puas dengan Microsoft, tetapi apa pun tetaplah mungkin," ungkap Elop.

Sangat logis memang apabila Nokia melirik platform lain, mengingat kerjasama antara perusahaan asal Finlandia tersebut dengan Microsoft tidaklah eksklusif. Namun, pengucapan kalimat "apa pun tetap mungkin" oleh Elop dinilai cukup mengejutkan setelah baru menyatakan komitmennya terhadap Windows Phone 8.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.