Kompas.com - 08/01/2013, 16:16 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

SYDNEY, KOMPAS.com- Lebih dari 130 lokasi kebakaran semak sedang terjadi di negara bagian New South Wales, 40 diantaranya belum mampu dikuasai oleh petugas pemadam kebakaran. Di NSW ini, kebakaran itu sudah menghanguskan 55.000 hektar semak-semak, namun sejauh ini belum ada korban jiwa.

Sampai pukul 17.00 waktu Sydney dan sekitarnya, suhu udara mulai turun, namun petugas mengatakan bahwa ancaman kebakaran masih terjadi di berbagai daerah, dengan suhu akan turun tajam menjelang tengah malam.

Selain di NSW, kebakaran juga terjadi di negara bagian Victoria. Di sini, kebakaran paling tidak sudah menghancurkan satu rumah. Kebakaran juga masih terjadi di pulau Tasmania, di mana penduduk di beberapa bagian daerah tersebut dilaporkan sudah terlambat untuk mengungsi, dan karenanya disarankan untuk mengungsi lewat laut.

"Kita sejauh ini sangat beruntung," kata Komisioner Rural Fire Service Shane Fitzsimmons, yang juga memuji "usaha luar biasa dari pemadam kebakaran" yang melakukan tugas mereka dalam kondisi yang panas, susah, dan kotor.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, sejauh ini sekitar 1.500 petugas pemadam kebakaran sudah diterjunkan di negara bagian NSW, dengan ribuan sukarelawan disiapkan untuk diterjunkan sewaktu-waktu.

Suhu udara yang mencapai 43 derajat diperburuk dengan angin kencang yang bertiup sampai 70 kilometer per jam di beberapa daerah. Di Sydney, Selasa siang, pengunjung sebuah pusat belanja besar terpaksa dievakuasi setelah sebuah unit AC di tempat tersebut terbakar.

AC di toko Toys R Us di pusat perbelanjaan Westfield Liverpool terbakar sekitar pukul 16.00, dan sekitar 200 pengunjung harus dievakuasi.

Kebakaran semak ini juga terjadi di Australia Tengah, di mana sebuah resor besar harus mengevakuasi para tamu ke tempat aman selama beberapa jam. Tamu di Resor King Canyon, sekitar 300 kilometer dari Alice Springs dipindahkan ke tempat lain karena kebakaran di dekat resor tersebut mengancam keselamatan mereka.

Kebakaran semak ini merupakan bagian dari gelombang panas yang melanda Australia selama beberapa hari terakhir. Hari Senin kemarin tercatat sebagai hari terpanas dalam sejarah Australia, mengalahkan rekor sebelumnya 40.17 derajat di tahun 1972. Hari Senin, suhu rata-rata di seluruh Australia adalah 40.33 derajat.

Rekor ini mungkin bisa terpecahkan karena hari Selasa ini suhu lebih tinggi lagi. Suhu maksimum melebihi 40 derajat baru pernah terjadi tiga kali dalam sejarah Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.